sieradMU.com Klaten Tengah – Pemerintah Kabupaten Klaten masih berjibaku keluar dari zona merah penyebaran covid-19. Satuan Tugas, Pencegahan dan Penanganan covid-19 Pemkab setempat mulai masif menggandeng sejumlah organisasi masyarakat termasuk Aisyiyah.

“Hari ini (3/2/2021)Pimpinan Aisyiyah menerima kehadiran Kepala Dinas Komunikasi dan informasi┬á Drs. Amin Mustofa, M.Si dan rombongan untuk melakukan koordinasi atau bermitra dengan PDA Klaten hususnya terkait penanganan COVID 19 di Kab Klaten yg masih memerah dan memprihatinkan”,kata Isna Rokhmawati, Ketua LPPA Pimpinan Daerah Aisyiyah Klaten, Rabu.

Dijelaskan, dalam pertemuan tersebut, Pemkab Klaten meminta bantuan dari para kader Aisyiyah sebagai sebagai satgas covid minimal bagi keluarganya,  mengawal dan memastikan seluruh kluarganya selalu mematuhi protokol covid-19 dengan 5 M. yaitu 1. Memakai Masker, 2. mencuci tangan., 3. Menjaga Jarak, 4. Mengurangi Kerumunan dan 5. Mengurangi mobilitas.

Kepala Seksi Komunikasi dan Desiminasi Informasi Dinas Kominfo Klaten, Joko Priyono dalam kesempatan tersebut mengakui jika  kekuatan perempuan Aisiyah mampu melakukan tugas sebagai satgas keluarga.

“kaum perempuan adalah tipikal orang yg tlaten, rajin, ulet dan tidak jemu unt selalu mengingatkan”,ucapnya.

Diskominfo berharap, dengan keterlibatan seluruh kader aisyiyah di klaten akan membantu dalam mensukseskan penanganan Covid 19 di kota bersinar.

Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah Klaten, Siti komariyah mengungkapkan jika kader Aisyiyah selama ini juga sudah melakukan berbagai program dalam melakukan pencegahan penyebaran covid-19 sekaligus mengatasi dampak yang ditimbulkan mulai dari dampak kegiatan dakwah, ekonomi, kesehatan pendidikan dan  lainnya. (Nur)