sieradMU.com Kota – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Klaten  belum mampu menekan lonjakan pasien positif yang terus terjadi dalam beberapa hari terakhir. Sri Mulyani menyebut penanganan masih menjadi skala prioritas.

Informasi yang dihimpun sieradmu.com,  Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 kembali mengumumkan penambahan dua orang terkonfirmasi positif Covid-19. Dengan demikian jumlah komulatif meningkat menjadi 109 orang yang terpapar virus corona.

“Saat ini terdapat penambahan 2 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 yang masing-masing berinisial S, laki-laki berusia 62 tahun dan YABP, laki-laki berusia 35 tahun. Keduanya berasal dari Kecamatan Prambanan.” kata Juru Bicara Gusgas PP Covid-19 Pemkab Klaten, dr. Cahyono Widodo.

Dijelaskan  bahwa pasien berinisial S (laki-laki, 62 tahun) memiliki riwayat perjalanan ke wilayah Jawa Timur dan Jakarta, serta merupakan kontak erat dari kasus terkonfirmasi covid-19. Dimungkinkan pasien tersebut tertular saat kontak dengan kasus terkonfirmasi covid-19 atau pada saat melakukan aktivitas perjalanan ke wilayah Jawa Timur. Saat ini pasien menjalani perawatan di RS Bhayangkara Sleman.

“Pasien positif baru lainnya berinsial YABP (laki-laki, 35 tahun), bekerja sebagai karyawan swasta di Gunung Kidul, Yogyakarta. Dimungkinkan pasien tersebut terpapar saat menjalani aktivitas pekerjaan yang diketahui bahwa beberapa teman kerjanya terkonfirmasi covid-19. Saat ini pasien menjalani perawatan di RS Panti Rapih Yogyakarta dalam kondisi yang baik”,jelanya.

Masyarakat diharapkan lebih disiplin menaati protokol kesehatan yang berlaku. Tetap berada di rumah, jika terpaksa keluar rumah wajib menggunakan masker, hindari kerumunan, lakukan physical distancing dan terapkan pola hidup bersih dan sehat, hal ini mengingat dengan lonjakan pasien positif yang terus menerus, Klaten kembali masuk zona merah untuk saat ini.

Sementara itu Bupati Klaten, Sri Mulyani dalam Rapat Koordinasi Pelaksanaan Pembangunan (RAKORLAK) sampai dengan Triwulan II Tahun 2020 mengatakan  bahwa denagan adanya pandemi Covid19 ini memberikan dampak yang signifikan terhadap pelaksanaan program dan kegiatan di Kabupaten Klaten pada tahun 2020.

“Pandemi Covid-19 tidak hanya mengakibatkan permasalahan dibidang kesehatan tetapi juga berdampak terhadap kegiatan perekonomian” jelas Sri Mulyani

Mulyani menyebutkan bahwa terdapat tiga permasalahan yang dihadapi dan harus menjadi prioritas untuk segera diselesaikan terkait dengan pandemi covid -19 antara lain masalah kesehatan yaitu bagaimana memutus mata rantai penyebaran dan penularan Covid -19 di Kabupaten Klaten.

Reporter : Nur Muhammad – Editor : Putri