Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » Bank Sampah, jadi Solusi Pengurangan Sampah di Desa Trirejo

Bank Sampah, jadi Solusi Pengurangan Sampah di Desa Trirejo

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 18 Okt 2022
  • visibility 1.508
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sampah tidak hanya menjadi persoalan bagi warga masyarakat di kota besar, namun sampah juga menjadi persoalan bagi desa dengan jumlah warga yang banyak. Produksi sampah rumah tangga yang tinggi akan menjadi masalah besar apabila tidak mendapat penanganan yang benar. Pencemaran yang diakibatkan oleh sampah akan mengganggu lingkungan dan kesehatan warga.

Banyak jenis pengelolaan sampah yang bisa dilakukan untuk mengurangi jumlah sampah di sekitar kita, salah satunya dengan metode bank sampah. Bank sampah merupakan metode pengumpulan sampah dengan sistem menabung sampah. Bank sampah telah diterapkan di Desa Trirejo, Kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah.

Awal mula terbentuknya bank sampah di Desa Trirejodiprakarsai oleh pemuda karang taruna desa setempat yang melakukan kegiatan sedekah sampah. Lambat laun kegiatan sedekah sampah berkembang menjadi bank sampah pada tahun 2014 dan memiliki nama Bank Sampah Tri GuyupRukun.

Tujuan didirikannya Bank Sampah Tri Guyup Rukun ini untuk mengedukasi dan membina masyarakat agar hidup lebih sehat. Mendorong masyarakat untuk mengumpulkan dan memilah sampah demi kebersihan lingkungan sekitar. Selain itu, keberadaan Bank Sampah Tri Guyup Rukun dapat menciptakan lapangan pekerjaan bagi warga sekitar.

Terdapat perubahan sikap masyarakat setelah adanya Bank Sampah Tri Guyup Rukun ini. Awalnya masyarakat cenderung menyepelekan sampah terutama sampah anorganik yang dibakar dan dibuang sembarangan di pekarangan rumah warga. Namun setelah ada bank sampah, masyarakat menjadi lebih peduli terhadap sampah, bahkan saat ada sampah tercecer di jalanan masyarakat tidak sungkan untuk mengambil dan membuangnya di tempat sampah.

Bank Sampah Tri Guyup Rukun memiliki Standar Operasional Prosedur pengelolaan sampah yang tertata rapi. Mulai dari pengumpulan sampah di Bank Sampah Unit yang membawahi sekolah seperti SMP N 4 Purworejo, SMP N 2 Purworejo, SMP N 19 Purworejo, MTS N Loano, selain dari sekolah ada juga dari instansi seperti PDAM, PT Brantas (Bendungan), selanjutnya setelah dari pihak instansi ada dari pihak lingkup desa yang meliputi RT dan RW di Desa Trirejo. Selanjutnya sampah masuk ke Bank Sampah Induk untuk dipilah guna memisahkan antara sampah yang harus didaur ulang dan dipacking. Setelah proses packing, sampah akan dijual ke lapak besar atau pabrik. Produk kardus dan pet dijual ke lapak besar lokal yang ada di daerah Bayan dan Banyuurip.

Banyuurip selain menjadi tempat pengumpulan sampah, juga dapat menjadi tempat pembuatan produk. Produk yang dihasilkan ialah pupuk organik, akan tetapi hasil produksi tersebut tidak bertahan lama karena minimnya biaya operasional dan tidak ada dukungan dari dinas lingkungan hidup. Maka dari itu bank sampah trirejo lebih fokus untuk tempat pengumpulan sampah.

Daerah Banyuurip menjadi tempat penampungan sementara di kota Purworejo sebelum akhirnya akan diuraikan di pabrik. Pemilahan sampah di daerah banyuurip ialah sampah organik dan anorganik. Namun, kini bank sampa Tri Guyub Rukun condong pada sampah berjenis botol, seperti botol air mineral yang bening, botol kemasan susu, botol berwarna ( sprite dan mizone ).   Harga disetiap jenis botolnya pun berbeda untuk botol kategori bening memiliki tarif Rp. 5000,- /kg dari muatan botol yang sudag dipres seberat 70 kg dengan keadaan botol bersih. Pemilihan botol juga membutuhkan kejelian dalam pemilahannya, warna dan juga kebersihannya sangat mempengaruhi harga jual.

Menurut Pak Iwan selaku pengelola bank sampah Tri Guyup Rukun di Desa Trirejo, kendala yang dirasakan selama mengelola bank sampah tersebut yaitu sarana dan prasarana transportasi yang kurang memadai, sumber daya manusia yang kurang memumpuni, waktu luang pengelola, dan biaya untuk operasional. Pengelola memaksimalkan segala prasarana yang ada untuk mengelola bank sampah.

Dampak positif yang dirasakan oleh Pak Iwan selama menjadi pengelola bank sampah yaitu beliau menjadi mahkluk sosial yang lebih peduli terhadap lingkungan sekitarnya, dapat membantu beberapa pihak untuk mengedukasi pentingnya menjaga lingkungan dan mengelola bank sampah. Di samping itu ada juga dampak negatifnya antara lain minimnya sumber daya manusia, pengelola yang terdiri dari pemuda yang kini menjadi hanya beberapa orang dewasa. Hal ini terjadi karena pemuda yang dulu sangat aktif di bank sampah kini menjadi terbatas adanya aktfitas sekolah, kuliah, dan juga pekerjaan yang lain.

Pihak Pengelola bank sampah berharap, bank sampah semakin maju baik dari segi sumber daya manusia, sarana prasarana yang menunjang, dukungan dari pihak dinas lingkungan hidup serta semakin banyak sampah yang diolah. Pengelola juga berharap aksi Desa Trirejo dapat menjadi contoh untuk desa lain dalam pengelolaan limbah sampah. Kini Trirejo adalah sebuah desa yang terkenal akan Bank sampah Tri Guyub Rukun dan salah satu pengelolanya menjadi narasumber penggerak bank sampah di beberapa wilayah Purworejo. \

Sebagai literatur yang cerdas, maka perlu kalian simpati akan lingkungan sekitar dengan tidak menyepelekan sampah,dan ikut berpastisipasi dalam mengaktifan bank sampah yang sudah terbuka di seluruh wilayah indonesia.

Artikel ini disusun oleh kelompok 4,

1. Betti Dwi Wardaningsih
2. Sufi Cahyo Wulandari
3. Agustina Sri Wulandari
4. Syarifah Muthohharoh
5. Erika Wulandari
6. Aziah Ayuningwulan

Mahasiswa progam studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Muhammadiyah Purworejo. Pada tanggal 12 October 2022

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bergerak Cepat, Muhammadiyah Perkuat Layanan Bagi Warga Terdampak Bencana Alam di Sumatera

    Bergerak Cepat, Muhammadiyah Perkuat Layanan Bagi Warga Terdampak Bencana Alam di Sumatera

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle Redaksi SieradMU
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Sieradmu.com Yogyakarta – Muhammadiyah melalui Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) terus memperkuat respons kemanusiaan terhadap bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat sejak akhir November 2025. Berdasarkan laporan situasi terbaru hingga 7 Desember 2025, korban terdampak di tiga provinsi tersebut tercatat sangat besar. Sebanyak 836 jiwa meninggal […]

  • Berdiskusi Dengan FKUB, Hamenang-Benny Sampaikan Pengembangan Kawasan Klaten Baru

    Berdiskusi Dengan FKUB, Hamenang-Benny Sampaikan Pengembangan Kawasan Klaten Baru

    • calendar_month Kamis, 31 Okt 2024
    • account_circle Redaksi SieradMU
    • visibility 529
    • 0Komentar

    Sieradmu.com Klaten – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Klaten mengundang pasangan bakal calon Bupati dan calon Wakil Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo-Benny Indra Ardhianto (Handarbeni) di Joglo FKUB, Tegalmulyo, Gergunung, Klaten Utara, Kamis (31/10/2024). Kedatangan pasangan Nomer urut 3 Handarbeni ini selain untuk mengetahui  visi dan misi sebagai calon Bupati dan wakil Bupati juga sebagai […]

  • Safari Ramadhan 1445 H Aisyiyah Bayat Dimulai Dari Desa Krakitan

    Safari Ramadhan 1445 H Aisyiyah Bayat Dimulai Dari Desa Krakitan

    • calendar_month Minggu, 17 Mar 2024
    • account_circle Redaksi SieradMU
    • visibility 983
    • 0Komentar

    sieradmu.com Klaten – Memasuki bulan suci Ramadhan 1445 Hijriyah, Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Bayat kembali melaksanakan kegiatan Safari Ramadhan dan bakti sosial. Kegiatan perdana yang berlangsung di gedung serba guna gedang rojo, Desa Krakitan ini diikuti ribuan jamaah baik kader Aisyiyah maupun warga sekitar Kecamatan Bayat. Sebagai pembicara dalam pembukaan safari Ramadhan kali ini Ustadz. […]

  • Dies Natalis Ke-55, Unwidha Klaten Terus Berkarya Untuk Pendidikan Yang Lebih Bermakna

    Dies Natalis Ke-55, Unwidha Klaten Terus Berkarya Untuk Pendidikan Yang Lebih Bermakna

    • calendar_month Sabtu, 14 Des 2024
    • account_circle Redaksi SieradMU
    • visibility 642
    • 0Komentar

    Sieradmu.com Klaten – Universitas Widya Dharma ( Unwidha) Klaten  Sabtu pagi (14/12/2024)  menggelar puncak Dies Natalis  ke-55 dengan mengusung  tema “Bersama Berkarya Untuk Pendidikan Yang Lebih Bermakna.  Segenap civitas akademika di kampus setempat berkomitmen memeberikan kontribusi kepada bangsa. Sebagai kampus terbesar di Klaten, Unwidha Hingga saat ini telah meluluskan 37 ribu wisudawan yang tersebar diseluruh […]

  • Lima Kelompok Hadroh Semarakkan Festival Hadroh Ramadhan 1446 H, Diinisiasi Anton Lami Suhadi

    Lima Kelompok Hadroh Semarakkan Festival Hadroh Ramadhan 1446 H, Diinisiasi Anton Lami Suhadi

    • calendar_month Sabtu, 22 Mar 2025
    • account_circle Redaksi SieradMU
    • visibility 571
    • 0Komentar

    Sieradmu.com Klaten – Sebanyak lima grup Hadroh tampil memukau dalam Festival Hadroh Ramadhan 1446 Hijriyah di aula Kantor DPD Partai Golkar, Kabupaten Klaten, Sabtu (22/3/2925). Festival yang diinisiasi Anggota DPRD Jawa Tengah, Anton Lami Suhadi ini dilaksanakan bekerjasama dengan Pengajian Al- Hidayah Klaten. Kelima grup hadroh tersebut antara lain cengkir gading dari Kecamatan Jogonalan, Al-Fattah […]

  • Kenaikan Jumlah Pemudik Berdampak Terhadap Pergerakan Ekononomi Di Klaten

    Kenaikan Jumlah Pemudik Berdampak Terhadap Pergerakan Ekononomi Di Klaten

    • calendar_month Kamis, 18 Apr 2024
    • account_circle Redaksi SieradMU
    • visibility 1.019
    • 0Komentar

    Sieradmu.com Klaten – Kenaikan jumlah pemudik padalebaran tahun 1445 hijriyah yang masuk wilayah Klaten berdampak positif bagi pergerakan perekonomian. Diperkirakan kenaikan jumlah pemudik tahun ini mencapai 23 % dibanding lebaran tahun sebelumnya. Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (DKUKMP) Kepala DKUKMP Kabupaten Klaten, Anang Widyatmoko mengatakan, keanikan jumlah pemudik pada lebaran tahun ini […]

expand_less