sieradMU.com Ngawen – Belakangan ini, Desa kahuman Kecamatan Ngawen, mendadak viral dimedia sosial lantaran postingan penemuan prasasti yang membuktikan usia desa ini lebih tua dengan usia kabupaten klaten yang baru tercacat 216 tahun. Pemdes setempat berencana mengembangkan desa ini sebagai desa wisata sejarah.

Informasi yang dihimpun sieradMU.com,  prasasti yang berada di Dukuh Ngupit, Desa Kahuman, Kecamatan Ngawen ini  bertuliskan huruf kawi yang dibuat pada tahun saka 788 dan 866 masehi, bentuk prasastinya mirip paku bumi setinggi setengah meter yang dipasang dekat dengan mata air atau sendang pengilon.

Ridwan, Kadus Desa Kahuman ketika dikonfirmasi mengatakan, informasi desa upit sebagai desa tertua di indonesia dapat dibuktikan dalam tulisan kawi yang tertuang dalam prasasti upit, sampai sekarang usianya sudah mencapai  1154 tahun.

“Usia desa upit ini jika dilihat sesuai dalam tulisan di prasasti sudah lebih tua dari Kabupaten Klaten yangtercatat saat ini baru berusia 216 tahun”,katanya, jumat (18/12/2020).

Dijelaskan,  selain prasasti yang bertengger di belakang balai Desa Kahuman ini juga ada masjid tertua yang diberi nama masjid sorowaden.  Bukti sejarah yang menunjukkan masjid ini usia dengan masih adanya  sumur tua dengan tuas atau alat timba untuk mengambil air masih kuno.

“Dari sisi pilar serta arsitektur masjid ini masih bangunan kuno, warga sengaja mempertahankan arsitektur ini sehingga¬† belum ada renovasi, arsitektur bangunan masjid ini dengan menggunakan empat pilar terbuat dari kayu jati berukuran besar”,jelasnya.

Dengan penemuan prasasti ini menurutnya, kedepan Pemerintah Desa Kahuman akan mengembangkan desanya berkonsep wisata budaya atau pun religi dengan bukti sejarah  replika prasasti serta membangun kompleks sumber mata air pengilon dan pengembngan masjid kuno dengan memberdayakan BUMDes. (SN)