Laporan : Harmintono (Sekretaris MPI PDM Klaten)

Sieradmu.com Semarang – Majelis Pustaka dan Informasi (MPI), Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah menggelar Rapat Kerja di Kampus Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS),Jum’at(10/11/2023).

Ketua Panitia Rakerwil MPI PWM Jateng, Sukojo melaporkan, Rakerwil ini diikuti delegasi dari 35 Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) se-Jawa Tengah dengan jumlah peserta 120 orang.

“Kami berharap kegiatan ini bisa memberikan bekal yang lebih lengkap karena kita menghadirkan para narasumber yang nantinya akan sharing bersama dengan kita,” ungkap Sukojo.

Rustam Aji, Ketua MPI PWM Jawa Tengah dalam sambutannya menyampaikan bahwa MPI merupakan corong informasi Persyarikatan. Maka, apapun tantangan yang muncul harus dihadapi.

“Di masing-masing daerah, kita akan mewujudkan website dan kita akan membuat channel-channel televisi yang nanti akan kita bahas pada Raker ini,” ucap Rustam.

MPI PWM Jawa Tengah menurutnya akan mendorong dan membantu mewujudkan semesta digital sebagaimana visi dan misi MPI PP Muhammadiyah.

“Kita ingin berupaya menyatukan daerah-daerah dalam satu visi untuk mewujudkan semesta digital Muhammadiyah yang terintegrasi untuk mewujudkan syiar Islam Berkemajuan,” tegasnya.

Ketua PWM Jawa Tengah, Tafsir dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada MPI PWM Jawa Tengah yang dapat menyelenggarakan Rakerwil.

“Diharapkan Rakerwil ini dapat merumuskan program-program yang membantu Persyarikatan semakin unggul dan berkemajuan”,ucap Tafsir.

Sementara itu Ketua MPI PP Muhammadiyah, Muchlas menyebut terdapat tiga nilai yang ia bawa di dalam kepemimpinan MPI, yakni inovatif, profesional, dan dedikatif. Kepemimpinan MPI periode ini, baik dari pusat hingga daerah, memiliki spirit yang tinggi.

“Mari dengan modal spirit yang tinggi ini, energi yang berlimpah, harus kita implementasikan dalam bentuk kerja-kerja yang lebih produktif. Dan mari kita laksanakan program-program MPI dengan sebaik-baiknya, sehingga target-target untuk memajukan Persyarikatan kita dapat dicapai,” pungkasnya.