SieradMU.com Boyolali  – Tim Sapu Jagad Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Boyolali, Jawa Tengah, yang dipimpin Kepala Unit (Kanit) I Tindak Pidana Umum (Tipidum), Iptu Wikan Sri Kadiyono berhasil mengungkap sindikat pencurian sepeda motor lintas kota dan penadah yang selama ini beraksi di wilayah Boyolali, Jawa Tengah dan sekitarnya.

Kapolres Boyolali, AKBP Rachmad Nur Hidayat melalui Kanit I Tipidum, Iptu Wikan SK mengatakan sindikat tersebut dapat diungkap setelah pihaknya menerima laporan dari Polsek Banyudono, Boyolali, pada Senin (16/11/2020) telah terjadi tindak pidana pencurian sepeda motor di wilayah tersebut dan pada Rabu (25/11/2020) terjadi pencurian sepeda motor di Nogosari, Boyolali.

Dari laporan itu, Tim Sapu Jagad melakukan penyelidikan kebetulan dari keterangan saksi di lapangan mengarah ke pelaku yang bernama Aris dan Sarno. Kedua pelaku tersebut merupakan warga Dukuh Sugihan, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang dan warga Gatak, Kabupaten Sukoharjo.

” Kedua pelaku merupakan residivis yang pernah berurusan hukum dengan Polres Boyolali, setelah melakukan penyelidikan dengan data-data residivis yang sudah ada dan kami mendapat petunjuk pelaku dari kejadian ini yakni Aris dan Sugeng,” ujar Iptu Wikan, Kamis (3/12/2020).

Tim Sapu Jagad Satreskrim Polres Boyolali berhasil meringkus kedua tersangka di dua tempat yang berbeda, pada Senin (30/11/2020). ” Jadi,kedua pelaku ditangkap di dua tempat yang berbeda,di Kabupaten Semarang dan Kabupaten Sukoharjo,” kata dia.

Berdasarkan hasil pemeriksaan,setiap pelaku saat melakukan aksi pencurian ada yang berperan sebagai pemetik, dan penadah hasil barang curian. Menurut keterangan dari pelaku selain di wilayah Boyolali, pelaku juga melakukan tindak kejahatan di wilayah Soloraya.

” Setelah kami melakukan pemeriksaan diketahui anggota sindikat ini berjumlah 8 orang, dua orang sebagai pemetik (pelaku) dan Enam orang lainnya merupakan penadah,”

Menurut pengakuan pelaku, alat alat yang dipersiapkan untuk melakukan tindak pidana pencurian,yakni kunci T. Dari tangan pelaku polisi berhasil mengamankan kunci T dan sebuah sepeda motor. Terkait dengan pencurian tersebut pelaku dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman Lima tahun penjara.(ML)