sieradmu.com Sukoharjo – Pelaksanaan Muktamar Muhamamdiyah dan Aisyiyah ke-48 yang kian dekat membuat Panitia Penerima bekerja ekstra melakukan berbagai persiapan untuk kesuksesan ajang permusyawaratan tertinggi di Pimpinan Pusat Muhamamdiyah dan Aisyiyah yang akan diselenggarakan 18-20 November 2022 di Edutorium Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Salah satunya terkait dengan kesiapan petugas pendamping wilayah yang nantinya akan bersentuhan langsung dengan muktamirin. Sebanyak 294 peserta mengikuti pelatihan LO Pendamping Wilayah Satuan Layanan Muktamar (SALa-MU) di Edutorium KHA Ahmad Dahlan kampus UMS, kemarin (18/6/2022).

Pelatihan LO Pendamping wilayah SALAMU ini merupakan kali kedua penyelenggaraan, sebelum pandemi melanda, kegiatan pelatihan seperti inisudah dilaksanakan, namun  karena pandemi dan pelaksanaan Muktamar diundur, maka Panitia penerima menyelenggarakan kembali denan peserta yang berbeda.

“Pada pelatihan kali ini Panitia penerima menadirkan sejumlah nara sumber seperti Herman Dody, Mnlp, CHt dari Tim Asisitensi Panitia, Iskak Suistiya, Wakil Sekretaris Panitia Penerima, ┬áMuh. Amir Anshori, MM, Tim Pendamping Pelaksana dan DR. Rizka,┬á Koordinator Pelaksana Sala-MU”, kata Wakil Sekretaris Panitia Penerima Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah ke-48, Iskak Sulistya kepada sieradmu.com, Ahad (19/6/2022).

Dijelaskan, Pelatihan yang dibuka Sekretaris Panitia Penerima Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah ke-48,  Bambang Sukoco  ini bertujuan untuk  menyiapkaan Pendamping Wilayah yang handal,   mendorong Salamu agar dapat  diharapkan menjadi ujung tombak layanan yang berhadapan langsung dengan peserta, penanggung jawab layanan interkoneksi, seksi-seksi yang ada pada panitia sebagai  wajah dan kekhasan panitia muktamar yang berbudaya dan berkemajuan.

“Yang jelas keberadaan Pendamping Wilayah sangat penting dalam memberikan pelayanan dan bersentuhan langsung dengan Muktamirin, sehingga mereka mengetahui, memahami tugas tugas yang harus dilaksanakan”,jelasnya. (Nur)