sieradMU.com Klaten Utara – Pemerintah akhirnya melakukan pelonggaran pelaksanaan PSBB, dengan menerapkan  tatanan baru new normal. Hal ini berpengaruh terhadap pelaksanaan perkuliahan di Universitas Widya Dharma Klaten.

” Perkuliahan tatap muka kembali dilakukan sejak Senin tanggal 8 Juni 2020, serentak untuk program studi. Kami juga masih memberikan dispensasi pada para mahasiswa yang saat ini masih berada di kampung halaman, khsusnya di luar Jawa”,kata Wakil Rektor Bidang Akademik Unwidha Klaten,  Purwo Haryono, di kampus setempat, Sabtu (13/6/2020).

Terkait disepensasi ini menurutnya, Kampus sudah mewajibkan para dosen untuk memberikan akses langsung kepada para mahasiswa yagn masih berada di kampung halaman tersebut.

“Ada beebrapa mahasiswa yang sudah melaporkan jika masih di kampunya seperti dari Mahasiswa Sulawesi, Nusa Tenggara Timur, Lampung, Papua dan lainya, meskipun sudah diberikan dispensasi  mereka harus selalu mengakses materi kuliah, baik langsung ke dosen atau melalui teman sekelas,” ucapnya. Dr Purwo Haryono.

Diakui Purwo Haryono, dampak pandemi Covid 19 benar-benar memebuat shock. Perkuliahan dalam jaringan (daring) yang dilakukan selama hampir tiga bulan tidak efektif dibanding dengan kuliah tatap muka langsung. Suasana akademik benar-benar menurun. Dengan pertimbangan adanya new normal, dan evaluasi akademik, maka kami kembali melakukan kuliah tatap muka dengan memperketat pemberlakuan protokol kesehatan.

“Awal dibuka  kehadiran mahasiswa cukup tinggi, mencapai 95 persen. Mahasiswa maupun dosen yang memasuki area kampus harus menjalani test suhu tubuh dengan thermo gun, pakai masker, cuci tangan, jaga jarak, dan harus mematuhi berbagai aturan yang dituangkan dalam surat edaran dari rektor”jelasnya.

Purwo Haryono menambahkan, Unwidha Klaten  juga sudah menurunkan satgas khusus dari kemahasiswaan untuk melakukan pengawasam ketat, agar tidak ada mahasiswa yang melanggar aturan tersebut.

Reporter : Nur Muhammad – Editor : Dinda