sieradmu.com Delanggu – Beragam cara dilakukan untuk mengekspresikan perayaan hari ulang tahun kemerdekaan (HUT) Kemerdekaan RI ke-77. Di taman sehat rejosari (Tasero), gelaran fahsion week mengadirkan beragam kegiatan dan peragaan busana dengan memanfaatkan barang bekas.

Perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-77, Rejosari Group yang berada di jalan Delanggu-Polnaharjo, Desa Sabrang, Kecamatan Delanggu, Klaten, Jateng,  diikuti perwakilan karyawan dari Apotek Sambirejo Farma, Klinik Pratama Rejosari, RHE SKIN Rejosari dan Tasero.

Diawali dari beragam permainan yang melatih kekompakan antar kelompok seperti, sambung kata, bermain bola dan uji ketangkasan dan kekompoakan dengan kardus serta puncak acara peragaan busana dari karyawan yang terpilih.

“Hari ini bertepatan dengan momentum HUT Kemerdekan RI ke-77 Tasero group menggelar beragam kegiatan yang dikemas dalam Tasero Fhasion Week”,kata Yusril Haekal Batuta, Manager Tasero Delanggu, Rabu (17/8/2022)

Dijelaskan, dalam program Fashion Week ala kemerdekaan ini,  karyawan tasero group diwajibkan memakai pakaian sesuai dengan profesi yang disukai, mulai dari guru, perawat, dokter, pedagang jamu, TNI, Polri, penjual keliling, pragawati, pegawai SPBU, Satpam, petani dan lainnya.

“Disini kami menemukan beberapa karyawan menggunakan kostum yang terbuat dari bahan bekas seperti plastik, koranb bekas dan lainnya, kreatifitas para karyawan dalam mengekpresikan semangat cinta tanah air sangat luar biasa”,jelasnya.

Output dari kegiatan ini menurtnya, selain memupuk rasa cinta terhadap tanah air kita juga meningkatkan kreatifitas, kerjasama serta menguatkan rasa kebersamaan antar karyaawan melalui beberapa game yang kita laksanakan.

“Pada moment 17-an ini Tasero juga memberikan paket menu spesial kemerdekaan all item serba 17 ribu,  bagi seluruh pengunjung, silahkan para pengunjung bisa menikmati paket sepesial kemerdekaan ini”,ucapnya.

Sementara itu, Ibana Subiyarti dari Unit Laboraturium Klinik Pratama Rejosari Husada mengaku sennag dengan kegiatan Tasero Fashion Week ini, dia merasa bangga terhadap semangat perjuangan para pahlawan yang telah merebut kemerdekaan dari tangan penjajah.

“Hari ini saya mengenakan kostum wanita tani. kebetulan tasero ini konsen dibidang pengembangan ketahanan pangan, jadi saya memilih kostum petani menggendong hasil panen”,ungkapnya. (Nur)