sieradmu.com Kota – Muasyawarah Komisariat (Musykom) Dewan Pengurus Komisariat (DPK) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Rumah Sakit Cakra Husada (RSCH) Klaten, secara aklamasi memutuskan Dwi Kurniawan kembali menjabat sebagai ketua DPK PPNI rumah sakit setempat periode 2022-2027.

Musykom DPK PPNI RSCH diawali dengan sidang pleno pengesahan tata tertib, sidang pleno laporan pertanggung jawaban dan dilanjutkan sidang pleno pemilihan ketua dan formatur serta kepengurusan DPK PPNI RSCH. Setelah Musykom DPK PPNI Selesai kepengurusan langsung dilantik ketua DPD PPNI Klaten.

DPK PPNI Rumah Sakit Cakra Husada Klaten periode 2022 – 2027 yang dilantik itu terdiri dari Ketua Dwi Kurniawan, Sekretaris Novarosanti, Wakil Sekretaris Endri Rosita Dewi, Bendahara Junita Ervin Juwandari, dan sejumlah seksi.

Seksi tersebut yaitu Seksi Organisasi, Kaderisasi, dan Hukum, Seksi Pelatihan dan Penelitian, Seksi Sistem Informasi dan Komunikasi, serta Seksi Pelayanan dan Kesejahteraan.

Ketua DPK PPNI Rumah Sakit Cakra Husada terpilih, Dwi Kurniawan menyatakan, PPNI RSCH Klaten siap melaksanakan pelayanan sesuai dengan kode etik keperawatan. Karena itu, pihaknya akan terus meningkatkan kapabilitas perawat di RSCH Klaten.

“Kita akan laksanakan amanah ini sesuai ketentuan organisasi PPNI, kode etik perawat program yang akan kita laksanakan salah satunya peningkatan kapabilitas (PPNI) agar lebih maksimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” katanya, Selasa (16/8/2022).

Ketua DPD PPNI Klaten, Suparno mengungkapkan, pihaknya memberikan kewenangan dan tanggung jawab organisasi untuk dapat dilaksanakan dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab.

“Yang pasti DPK PPNI Rumah Sakit Cakra Husada Klaten diminta untuk satu, dalam menjalankan tugas selalu mematuhi dan melaksanakan Anggaran Dasar – Anggaran Rumah Tangga, peraturan organisasi dan kebijakan PPNI secara sungguh-sungguh.

Tidak kalah pentingnya, PPNI DPK RSCHselalu menjunjung tinggi profesionalisme dan kejujuran serta etika profesi dalam menjalankan tugas. Dan empat, selalu dan berupaya menjunjung tinggi kehormatan dan martabat profesi perawat,

Sedangkan Direktur Keuangan RSCH Klaten, Elia Sari Widowati menyataka, jika rumah sakit akan memfasilitasi pengurus DPK PPNI, diharapkan ini bisa menjadi wadah organisasi bagi para perawat di RSCH Klaten. Selanjutnya, DPK PPNI dapat meningkatkan mutu dan pelayanan dari perawat itu sendiri.

“DPK PPNI sebagai tempat untuk menyalurkan aspirasi dari para 108 perawat di RSCH Klaten. Kami akan memberikan fasilitas untuk pengurus DPK melaksanakan program-programnya termasuk menyediakan tempat sekretariat”,ucapnya.

Selama ini, menurutnya para perawat sering diikutkan dalam pelatihan–pelatihan untuk meningkatkan kapasitas dan SDM (sumber daya manusia)-nya. Pelatihan-pelatihan ini selalu disupport rumah sakit. Baik itu perawat di IGD, ICU, dan di bangsal. (Nur)