sieradMU.com Kota – Anggota Satpol PP Klaten bersama aparat keamanan lainnya mengamankan 14 pasangan tak resmi, Minggu  (5/9/2021) pagi. Dari 14 pasangan tak resmi  tersebut satu diantaranya masih usia bawah umur, mereka itu digaruk di hotel melati di Kabupaten Bersinar.

Berdasarkan informasi yang dihimpun sieradmu.com, tim gabungan yang merazia sejumlah hotel melati dan beberapa tempat yang disinyalir sebagai tempat prostitusi yang ada di Kabupaten Bersinar. Petugas  terdiri dari Satpol PP, Kodim Klaten Kepolisian dan lainnya.

Tim gabungan menyasar ke sejumlah hotel melati di kawasan kota dan Klaten bagian barat. Total hotel yang disasar mencapai tujuh sampai sembilan hotel. Disebuah hotel melati di Jogonalan Petugas juga mendapati seorang wanita yang usai tengah melakukan transaksi (boking order) dengan pelanggannya.

“14 pasangan tak resmi itu kami lakukan pendataan di kantor. Saat kami tangkap, 14 pasangan itu tak dapat menunjukkan kartu nikah atau pun bukti bahwa mereka telah menikah. Semua pasangan tak resmi yang ditangkap itu kebanyakan masih usia remaja dan satu orang dibawah umur”,” kata Kasi Penindakan, Satpol PP Klaten, Sulamto, saat ditemui wartawan.

Dijelaskan, selain mengamankan pasangan tidak resmi, petugas juga merazia PGOT termasuk manusia silver. Razia di sejumlah hotel melati di Klaten itu dalam rangka menegakkan Perda No. 12/2013 tentang Ketertiban, Kebersihan, dan Keindahan (K3).

“Kami juga banyak mendapatkan laporan masyarakat yang mengaku resah dengan maraknya pasangan tak resmi yang berkeliaran di hotel melati”, jelasnya. (Nur)