sieradMU.com Kota – Pemerintah Kabupaten Klaten hari ini (20/4/2020) kembali mengumumkan adanya penambahan pasien positif terkonfirmasi covid-19 sebanyak 2 orang. Tim Satgas Percepatan Penanganan Pencegahan Covid-19 menghimbau untuk Gugus Tugas RT/RW lebih memperketat dalam memantau warganya yang baru saja pulang dari luar wilayah Klaten.

Juru Bicara Satgas Gugus Percepatan Penanganan Pencegahan Covid-19, dr. Cahyono Widodo mengatakan, Kumulatif positif Covid-19 saat ini menjadi 9 orang, dari jumlah tersebut 7 orang dirawat di rumah sakit dan 2 orang diantaranya telah sembuh.
.
“Kasus penambahan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Klaten hari ini ada 2 orang, satu diantaranya termasuk dalam Cluster Gowa (Jamaah Tabligh di Gowa, Sulawesi Selatan). Sehingga secara kumulatif sampai hari ini jumlah pasien positif Covid-19 menjadi 9 orang dan 2 orang diantaranya telah sembuh.” kata dr.Cahyono.

Cahyono menyampaikan, penambahan 2 orang pasien terkonfirmasi positif Covid-19 ini berasal dari Kecamatan Karanganom dan Kecamatan Juwiring.  Dari Kecamatan Karanganom 1 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 adalah seorang laki-laki berinisial MA berusia 51 tahun sedang menjalani perawatan di RSI Klaten dengan kondisi yang stabil dan baik.

“Kasus ini termasuk kategori import karena pasien tertular saat berada di Solo. Yang bersangkutan selama ini bekerja di Solo. Sebelum dinyatakan positif pasien tersebut sudah melakukan isolasi mandiri dirumah sejak tanggal 15 April 2020.” tutur dr. Cahyono.
.
Lebih lanjut  Cahyono menjelaskan, bahwa 1 orang yang lain terkonfirmasi positif Covid-19 adalah seorang laki-laki berinisial HS berasal dari Kecamatan Juwiring saat ini menjalani perawatan di RSST Soeradji Tirtonegoro dengan kondisi yang stabil dan baik. Kasus ini termasuk kategori import karena pasien tertular pada saat melakukan perjalanan ke Gowa, Sulawesi Selatan pada tanggal 18-23 Maret 2020.
.
“Saat ini, Satgas telah melakukan tracing/ pelacakan kepada orang-orang yang pernah kontak dengan kedua pasien dan akan segera dilakukan rapid test, untuk warga yang baru saja pulang dari luar wilayah, segera untuk melaporkan kepada Gugus Tugas RT/RW dan mengisolasi dirinya selama 14 hari dirumah masing-masing. Apabila mengalami gejala-gejala atau sakit segera periksa di Puskesmas terdekat”,jelas Cahyono.

Reporter : Nur Muhammad – Editor : Dinda