sieradmu.com Klaten Selatan – Keluhan Puluhan pelanggan perusahaan daerah air minum (PDAM) Kabupaten Klaten  yang disampaikan saat mendatangi kantor IKK Kecamatan Karanganom langsung direspon, Pihak PDAM terus berupaya mencari penyebab kemerosotan debit air tersebut.

Seperti diketahui, sejumlah pelanggan PDAM diwilayah Kecamatan Karanganom menyampaikan 2 keluhan terkait pelayanan PDAM Klaten di kantor IKK Karanganom, kemarin (19/4/2022). Dua keluhan tersebut yakni berkurangnya debit air yang masuk ke pipa saluran pelanggan dan adanya bau kaporit yang dinilai kurang sehat untuk dikonsumsi.

“Memang untuk beberapa waktu ini ada kendala untuk jaringan pipa yang mengaliri pelanggan diwilayah Kecamatan Karanganom  yakni didesa Jurang Jero, Blanciran dan Desa Karangan, ini berawal dari kebocoran pipa akibat warga Desa Kapungan yang  membersihkan gorong-gorong dengan menggunakan backhoe dan  mengenai pipa saluran PDAM hingga pecah”,kata Direktur Tekhnik PDAM Klaten, Sigit Setyawan saat dikonfirmasi diruang kerjanya, Rabu (20/4/2022).

Lebih lanjut dijelaskan, setelah masalah kebocoran pipa di Kapungan teratasi namun sampai pelanggan di Kota Kecamatan Karanganom juga belum lancar. Kamipun berusaha bergerak cepat mencari lokasi kebocoran pipa distribusi.

“Ditengerai kebocoran terjadi di pipa distribusi dari sumber air  umbul Ponggok sampai di jembatan jeblog, Kami mohon maaf kepada pelanggan semoga lokasi kebocoran pipa segera ditemukan sehingga keluhan pelanggan soal distribusi air yang sering macet alias tidak lancar”,jelasnya.

Sigit mengungkapkan untuk keluhan soal bahu kaporit, itu sudah teratasi karena kemarin kita gunakan untuk mencari saluran milik kita guna mencari lokasi kebocoran pipa distribusi.

“Petugas memasukkan kaporit ke dalam pipa tersebut, mungkin sampai masuk ke saluran rumah pelanggan, intinya kita terus berkomitmen persoalan keluhan pelanggan di IKK Karanganom segera teratasi”,ungkapnya.

Dia menambahkan sebagai langkah darurat atas persoalan di IKK Karanganom, petugas juga menempatkan bak penampungan air di sekitar Desa Jurangjero, Kecamatan Karanganom. (Nur)