SieradMU.com Klaten Utara – Ratusan masa gabungan dari berbagai organisasi kemasyarakatan (ormas) menggelar aksi damai jihad kalimah didepan kantor Kementrian Agama Kabupaten Klaten. Mereka yang tergabung dalam Umat Islam Klaten tersebut menyerukan pencopotan Mentri Agama karena persyataannya yang dinilai meresahkan umat islam mayoritas.

Aksi dimulai denagn longmarch dari Masjid Agung Al Aqsha Klaten menuju Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Klaten di Jl Ronggowarsito Klaten, Jumat (11/9/2020) siang. Di sepanjang jalan, umat Islam juga membawa beberapa spanduk yang intinya menuntut menag segera mundur.

“Kami lebih mengarah pada  pernyataan menag yang sebabkan umat Islam resah. Menag telah membikin stigma mereka yang jadi penghafal Alquran cikal bakal radikalisme. Padahal Islam itu rahmatan lil alamin. Tuntutan kami, copot menag,” kata Koordinator Lapangan (Korlap) Aksi Damai Umat Islam Klaten, Norman Arista Abdurahman, saat ditemui wartawan di sela-sela aksi damai di depan Kemenag Klaten.

Hal senada dijelaskan salah satu orator saat aksi damai berlangsung, Ustaz  Ibrahim, dimana menurutnya atas pernyataannya tersebut menteri agama harus mundur atau dicopot.

“Menag harus dicopot, karena pesryataannya yang sangat meresahkan umat islam mayoritas pemeluk agama di Indonesia”,jelasnya.

Aksi ini mendapat pengamanan ketat dari ratusan aparat keamanan gabungan dari Polisi, TNI dan Satpol PP,  Kapolres Klaten, AKBP Edy Suranta Sitepu dan jajarannya turut jalan kaki dari Masjid Agung Al Aqsha Klaten-Kemenag Klaten.

Kapolres Klaten, AKBP Edy Suranta Sitepu, mengungkapkan jumlah aparat keamanan yang diterjunkan guna menjaga kondusivitas selama aksi damai berlangsung mencapai 299 orang.

” Kami melakukan pengamanan. Selama aksi, arus lalu lintas kami alihkan sementara, ada sekitar 200 an personil gabungan yang kita turunkan untuk mengamankan aksi ini” katanya.

Reporter : Nur Muhammad – Editor : Dinda