sieradMU.com – RSU PKU Muhammadiyah Delanggu bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Klaten  menggelar edukasi dan pendampingan balita resiko tinggi. Edukasi membahas tentang pentingnya asupan ASI bagi balita.

Kegiatan yang dilaksanakan di Puskesmas Wonosari II, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten tersebut  diikuti oleh pegawai Puskesmas Wonosari II dan beberapa bidan desa sekitar dengan menghadirkan  dr. Vita Susianawati, M.Sc.,Sp. A selaku Dokter Spesialis Anak PKU Delanggu sebagai pemateri.

Sebelum memasuki materi, dr. Vita, Sp.A mengadakan diskusi langsung kepada beberapa pasien untuk mengetahui kasus-kasus yang sering terjadi disekitar.

“Review dari hasil konsultasi dan diskusi ditemukan beberapa kasus BBLR (berat badan lahir rendah) dengan umur bayi rata-rata 1-4 bulan. Rata-rata diberikan campuran susu formula,”ungkap dr.Vita Susianawati, M.Sc, Sp.A, kemarin (27/8/2020).

Dijelaskan, ASI merupakan asupan nutrisi yang optimal pada bayi baru lahir sehat maupun sakit, oleh karena itu makanan untuk ibu menyusui harus diperhatikan dengan benar, cara menyusui juga harus diperhatikan apakah sudah benar dengan 2 sisi supaya produksi ASI lancar.

“Apabila bayi harus disadur dengan susu formula, pembuatan susu formula juga harus diperhatikan supaya tidak terlalu encer,”jelas dr.Vita

Dengan adanya edukasi dan pendampingan Balita Resiko Tinggi ini diharapkan dapat memberikan transfer ilmu untuk memperhatikan asupan gizi yang baik untuk ibu menyusui, cara menyusui yang benar sehingga diharapkan dapat tumbuh dan berkembang secara optimal. Sangatlah penting bagi orang tua, pengasuh anak dan juga tenaga kesehatan, untuk menggali ilmu mengenai pemberian ASI kepada bayi.

Reporter : Nur Muhammad/* – Editor : yulianto