Sieradmu.com Delanggu – SMK Muhammadiyah Delanggu, Kabupaten Klaten melaksanakan Workshop pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan / KTSP (Kurikulum 13) dan Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan / KOSP (Kurikulum Merdeka), Rabu (6/7/2023).

Wakil Kepala Seklah bidang Kurikulum, SMK Muhammadiyah 1 Klaten, Sartono mengatakan work shop ini didikuti para guru dengan menghadirkan 3 narasumber yakni, Sri Dadi, Pengawas Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah Wilayah V, Ari Mustafa dan Subagya.

“Kurikulum Merdeka diterapkan untuk siswa kelas X dan XI sementara untuk kurikulum tingkat satuan pendidikan dilaksanakan untuk siswa kelas XII”,katanya, Jum’at (7/7/2023).

Tujuan diselenggarakan workshop ini menurutnya agar para guru mempersiapkan diri dan perangkat pembelajarannya menyambut tahun ajaran baru 2023-2024. Bagaimana guru dapat menyusun ATP atau alur tujuan pembelajarandengan modul ajar sebagai perangkat untuk melaksanakan pembelajaran.

“Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) adalah kurikulum operasional yang disusun oleh dan dilaksanakan di masing-masing satuan pendidikan, yang berfungsi sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Tujuan tertentu ini meliputi tujuan pendidikan nasional serta kesesuaian dengan kekhasan, kondisi dan potensi daerah, satuan pendidikan dan peserta didik”,ucapnya.

Kepala SMK Muhammadiyah Delanggu, Nasrodin mengungkapkan pelaksnaan workshop ini bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan utamanya kapasitas SDM dalam meneguhkan visi dan misi SMK Muhammadiyah Delanggu.

“Visi SMK Muhammadiyah Delanggu adalah menjadian siswa berprestasi, professional dan berakhlak mulia, dengan menyiapkan peserta didik agar memiliki karir dan mampu berkompetensi, menyiapkan tamatan menjadi pribadi yang kreatif dan inofatif, menyiapkan tenaga kerja yang bertanggung jawab dan berakhlak mulia”,ungkapnya. (Rachma)