sieradMU.com jakarta – Kementerian Agama akan menggelar Seleksi Tilawatil Quran dan Hadits (STQH) tahun 2021. STQH XXVI tingkat Nasional akan berlangsung di Maluku Utara, 14 – 23 Oktober 2021. Dirjen Bimas Islam menyebut 4 cabang yang akan dilomabakan dengan penerapan protokol kesehatan ketat.

“STQHN ini merupakan ajang dua tahunan, akan diikuti 589 peserta dari 34 provinsi dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat”,kata Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin melalui rilis yang diterima sieradMU.com, Senin (11/10/2021). mengatakan bahwa

Dijelaskan, Kemenag telah menyusun SOP Protokol Kesehatan STQH 2021 dengan membuat panduan pelayanan kesehatan. Ajang ini juga akan mengoptimalkan barcode QR PeduliLindungi untuk dapat mengantisipasi potensi terjadinya penularan pada seluruh peserta dan kafilah selama even ini berlangsung.

“Kami berharap semua kafilah, peserta, panitia, panitera disiplin prokes sejak keberangkatan dari daerahnya masing-masing. Sehingga, penyelenggaraan STQH Nasional XXVI Tahun 2021, dapat berjalan lancar, tertib, dan sukses,” jelasnya.

Seperti diketahui, STQH tingkat Nasional tahun 2021 mengusung tema “Melalui STQH Nasional, Kita Tingkatkan Pemahaman dan Pengamalan Nilai – Nilai Al-Qur’an untuk Mewujudkan Generasi Milenial Qur’ani yang Unggul, menuju Indonesia Hebat dan Maju”.

Tema ini, menurut Kamaruddin, memiliki makna bahwa tujuan penyelenggaraan STQH tidak hanya untuk mencetak juara pada setiap cabang dan golongan lomba, tapi juga mampu membentuk yang berwawasan iqra’. Yaitu, manusia yang secara terus-menerus mampu mengembangkan pemikiran dan wawasan untuk tujuan memahami rahasia ciptaan Allah, dan memiliki wawasan global.

“STQH 2021 mempertandingkan empat cabang dan sepuluh golongan sebagai yakni, Cabang Tilawah Al-Qur’an, Golongan Dewasa (Putera dan Puteri), Golongan Anak Anak (Putera dan Puteri). Cabang Tahfidz Alquran, Golongan 1 Juz dan Tilawah (Putera dan Puteri), Golongan 5 Juz dan Tilawah (Putera dan Puteri), Golongan 10 Juz (Putera dan Puteri), Golongan 20 Juz (Putera dan Puteri), Golongan 30 Juz (Putera dan Puteri), Cabang Tafsir (Golongan Bahasa Arab, Putera dan Puteri)”,ucapnya.

Untuk Cabang Hadits terdiri , Golongan Hafalan 100 hadits dengan sanad (Putera dan Puteri), Golongan Hafalan 500 Hadits tanpa sanad (Puteri dan Puteri). (Nur)*