Sieradmu.com kota – Merasakan galau gundah ketakutan, Pemuda inisial NEP (24) akhirnya mengembalikan sepeda motor hasil curiannya karena bingung dan takut dipenjara. Pelaku diantar orang tuanya ke kantor polisi.

“saya ¬†sampai saya tidur di pom bensin sampai esok hari karena bingung maukemana, Saya menelpun ¬†orang tua, cerita dan diantar ke sini (polres),” kata NEP di Mapolres Klaten.

NEP mengatakan dirinya mencuri satu unit sepeda motor matik dari teras rumah korban di Klaten Tengah pada Sabtu (11/12) sekitar pukul 06.00 WIB. Awalnya dia tidak punya niat mencuri. Tapi karena tidak punya motor, dan pulang jalan kaki akhirnya dia mengambil motor tersebut.

“bener memng saya tidak ada niatan, saat ngetuk pintu tidak ditemui teman saya bingung mau pulang. Setelah Saya ambil motor itu, tapi ¬†cuma mutar-mutar karena takut dipenjara,” ucapnya

Kapolsek Klaten Kota AKP Noah Hendrik menjelaskan kronologi kejadian ini berawal saat korban Ngatiyem (56) memarkir motor sepulang dari pasar. Saat cucunya menangis, dia bergegas masuk rumah meninggalkan kunci motor yang masih menempel.

” P elaku timbul niat mencuri tapi setelah itu bingung, mutar-mutar sampai takut dan tidur di SPBU. Oleh orang tuanya diantar ke Polres lalu diarahkan Polsek kota bertemu korban,” jelasnya.

Setelah bertemu, menurut Noach kedua pihak membuat perjanjian perdamaian, korban memaafkan dan pelaku berjanji tidak mengulangi. Sehingga dalam kasus ini polisi menerapkan restorative justice

Sedangkan menurut Eko Suranto (36) anak korban mengaku  keluarganya sempat bingung setelah kehilangan motor, karea itu aset satu satunya. Karena pelaku beriktikad baik akhirnya keluarga memaafkan tindakan pelaku. (Nur)