sieradmu.com Jogonalan – Warga Desa Granting, Kecamatan. Jogonalan, Kabupaten Klaten digegerkan sebuah aksi penganiayaan yang mengakibatkan seorang korban meninggal dunia, Jumat (22/10/21). Polisi langsung bergerak mengamankan seorang pelaku penganiayaan.

Informasi yang dihimpun, peristiwa maut ini bermotif sakit hati, pelaku tidak terima dituduh berselingkuh dengan istri korban. Saat korban mendatangi rumah pelaku terjadilah cekcok yang berlanjut dengan pembacokan. Dari hasil pemeriksaan diketahui juga bahwa saat peristiwa pembacokan, pelaku ini tengah dalam pengaruh minuman keras.

“Korban datang ke rumah pelaku kemudian terjadi percekcokan dan perkelahian. Karena pelaku sakit hati spontan mengambil parang yang biasa dipakai untuk memotong kayu dan disabetkan ke tubuh korban”, kata Kapolres Klaten, AKBP Eko Prasetyo┬á melalui Kasi Humas Iptu Abdillah.

Dijelaskan setelah mendapatkan laporan, Polisi langsung bergerak  dan saat ini pelaku yang berinisial SL (61) beserta barang bukti sudah diamankan di Polsek Jogonalan. Polisi tidak kesulitan membekuk pelaku karena sesaat setelah melakukan penganiayaan terhadap TL, pelaku langsung menyerahkan diri.

“Jadi setelah melakukan penganiayaan dan tahu korbannya meninggal tersangka ini ke rumah saksi S selaku ketua RW untuk menyerahkan diri ke Polsek Jogonalan”, jelasnya.

Abdillah menerangkan peristiwa maut ini bermotif sakit hati, Pelaku tidak terima dituduh berselingkuh dengan istri korban. Saat korban mendatangi rumah pelaku terjadilah cekcok yang berlanjut dengan pembacokan.

“Atas perbuatannya pelaku pelaku terancam pasal 338 KUHP atau 351 ayat (3) dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara”,terangnya. (Nur)

SMK Muhammadiyah Delanggu Klaten