sieradmu.com Kota- Satgas PP Covid-19 Kabupaten Klaten  menyampaikan bahwa hari ini, Minggu (27/06/21) terdapat 38 pasien yang dinyatakan sembuh, penambahan 489 pasien terkonfirmasi covid-19 dan 15 pasien meninggal dunia.

Penambahan kasus terjadi di 23 kecamatan dengan jumlah yang berbeda,  jumlah kumulatif covid-19 di Klaten kini menjadi 13.214 kasus. Dari jumlah tersebut 2.975 menjalani perawatan/ isolasi mandiri, 9.485 sembuh dan 754 meninggal dunia.

“Hari ini kasus aktif terkonfirmasi covid-19 di Kabupaten Klaten bertambah 489 kasus yang terdiri dari rapid antigen 329 kasus dan PCR 160 kasus. Juga ada 38 pasien dinyatakan sembuh dan 15 pasien meninggal dunia. Dari 15 pasien tersebut, 10 diantaranya termasuk terkonfirmasi baru serta 5 lainnya telah menjalani perawatan.” kata Koordinator Penanganan Kesehatan, Satgas PP Covid-19 kabupaten klaten, dr.Cahyono Widodo.

Dijelaskan,untuk penambahan kasus terkonfirmasi hari ini berasal dari Bayat 18 kasus, Cawas 20 kasus, Ceper 15 kasus, Delanggu 35 kasus, Gantiwarno 26 kasus, Jatinom 7 kasus, Jogonalan 34 kasus, Juwiring 5 kasus, Kalikotes 13 kasus, Karanganom 23 kasus, Karangdowo 44 kasus, Karangnongko 42 kasus, Kebonarum 19 kasus, Kemalang 8 kasus, Klaten Selatan 26 kasus, Manisrenggo 25 kasus, Ngawen 47 kasus, Pedan 15 kasus, Prambanan 11 kasus, Trucuk 16 kasus, Tulung 22 kasus, Wedi 8 kasus, serta Wonosari 10 kasus.

“Dari penambahan tersebut, 251 kasus diantaranya terpapar pada saat beraktivitas sehari-hari di Klaten, 35 kasus terpapar pada saat berada di luar daerah sedangkan lainnya merupakan kontak erat dari kasus terkonfirmasi covid-19 sebelumnya”,jelasnya.

Cahyono menambahkan untuk 38 pasien yang dinyatakan sembuh hari ini seluruhnya telah menjalani perawatan di rumah sakit dan isolasi mandiri dibawah pengawasan tim medis.

“Sementara 15 pasien meninggal dunia yang tercatat hari ini, 10 diantaranya kasus terkonfirmasi baru berasal dari Cawas 3 kasus, Ceper 3 kasus, Delanggu 1 kasus, Kalikotes 1 kasus, Karangnongko 1 kasus, Ngawen 1 kasus. Serta pasien meninggal lainnya berasal dari Bayat 1 kasus, Kebonarum 1 kasus, Prambanan 1 kasus, serta Wedi 2 kasus”,pungkasnya. (nur)