Tigaratusan Mubalighat Ikuti Workshop Public Speaking di Aisyi Tower, Ketua PDA Klaten : Mereka Garda Depan Gerakan Dakwah Aisyiyah
- account_circle Redaksi SieradMU
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 84
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sieradmu.com Klaten – Majelis Tabligh dan Ketarjihan Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Kabupaten Klaten bersama dengan Korps Mubalighat Aisyiyah menggelar Workshop Public Speaking yang diikuti tigaratusan mubalighat ‘Aisyiyah, berlangsung di Aisyi Tower Hotel, Jalan Pramuka, Klaten, Jawa Tengah, Ahad (6/9/2026). Workshop ini dilakukan untuk memperkuat peran strategis mubalighat dalam merespons dinamika dakwah di era global.
Workhsop yang dibuka Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah Klaten, Sri Mulyani Rahayuningsih ini menghadirkan para mubalighat binaan Majelis Tabligh dan Ketarjihan dari seluruh cabang dan ranting Aisyiyah di Klaten, sebagai nara sumber adalah Pengurus Pimpinan Wilayah Aisyiyah Jawa Tengah sekaligus Ketua Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Kabupaten Sragen, Dra. Dwi Astuti, S.Pd., M.Pd.
Wakil Ketua PDA Klaten yang membidangi Majelis Tabligh dan Ketarjihan, Suwarni mengatakan, Workhsop Public Speakling yang mengusung tema Mubalighat Kreatif, Yang Menginspirasi, Menguatkan Dakwah Perempuan Berkemajuan ini menjadi ruang belajar bersama untuk meningkatkan kemampuan untuk menjadi mubalighat yang berkualitas dalam melaksanakan tugasnya sebagai garda terdepan Gerakan dakwah Aisyiyah di Klaten.
“Transformasi dakwah merupakan bagian dari komitmen gerakan perempuan Islam berkemajuan dalam menjawab tantangan zaman. Mubalighat ‘Aisyiyah tidak hanya berperan sebagai penyampai pesan keagamaan, tetapi juga sebagai pendidik sosial yang menghadirkan nilai keadaban, keilmuan, serta keberpihakan kepada kelompok rentan”,katanya.
Lebih lanjut dijelaskan, bahwa workshop ini dirancang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga praktis dan aplikatif. Para Mubalighat diminta menyusun tema dakwah yang kemudian disampaikan langsung kepada peserta workshop public speaking ini.

Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah Klaten, Sri Mulyani Rahayuningsih mengapresiasi kegiatan penguatan kompetensi kapasitas, dan kapabilitas seperti ini perlu terus dilakukan, karena para mubalighat merupakan investasi jangka panjang bagi keberlanjutan gerakan dakwah ‘Aisyiyah utamanya di Klaten.
“ Meskipun belum semuanya dapat mengikuti kegiatan peningkatan kapasitas, kualitas dan kapabilitas ini diharapkan menjadi bekal mereka dalam menyampaikan pesan kebaikan kepada masyarakat sehingga apa yang disampaikan dapat sampai kepada masyarakat (tepat sasaran), penyampaian dan lainnya”,ucap Ketua PDA Klaten.
Sementara itu, Dwi Astuti selaku narasumber dalam workshop public speaking menyampaikan beberapa hal yang harus diketahui para peserta terkait kemampuan public speaking.
“Untuk mendukung kemampuan publick speaking para mubalighat Aisyiyah harus diawali dengan semnagat keihklasan untuk berdakwah melalui ormas islam Aisyiyah, sebagai bentuk panggilan jihad, memiliki kemampuan ilmu untuk menghilangkan kesan asal-asalan dalam berdakwah, karena pesan dakwah yang disampaikan para mubalighat Aisiyah ini berdasarkan sumber atau rujukan yang jelas”,pungkasnya. (nur)
- Penulis: Redaksi SieradMU
