Limaratusan Santri Ikuti Latihan Manasik Haji MBS Klaten di Cawas, Kinerja Karom Diawasi Ketat
- account_circle Redaksi SieradMU
- calendar_month 20 jam yang lalu
- visibility 147
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sieradmu.com – Menyambut datangnya musim haji 1447 H, Pondok Pesantren Muhammadiyah, MBS Klaten menyelanggarakan kegiatan latihan manasik haji dan umroh. Untuk memaksimalkan kegiatan ini sebagai penguatan karakter islami para santri, kinerja para petugas diawasi dan MBS Klaten akan memberikan penghargaan kepada ketua rombongan yang memenuhi kriteria.
Pada pelaksanaan Latihan Manasik Haji 1447 H ini, MBS Klaten berkolaburasi dengan Pimpinan Cabang Muhammadiyah dan Ortom di Kecamatan Cawas sebagai tuan rumah. Lapangan Desa Cawas digambarkan sebagai kawasan masjidil haram, untuk pelaksanaan prosesi umrah, para peserta melakukan rangkaian kegiatan seperti thowaf dan sa’i.
Tidak hanya para santri, kegiatan ini juga wajib diikuti para asatid, para karyawan MBS dan amal usaha yang dimiliki diwajibkan untuk mengikuti praktik manasik haji ini. Para santri SDIT At Tanwir binaan MBS Klaten juga diikut sertakan dalam kegiatan latihan manasik rukun islam yang kelima tahun ini.
Selepas melaksanakan praktik umroh, para peserta didorong menuju mina untuk melakukan tarwiyah yang biasa dlakukan para tamu Allah di tanah suci pada 8 Dzulhijah, Lapangan Desa Barepan Kecamatan Cawas menjadi pusat pelaksanaan puncak haji dimana para peserta mengikuti praktik rukun ibadah haji yakni wukuf di Arafah. Pelaksanaannya dilakukan di antara waktu tergelincir Matahari pada 9 Dzulhijjah (hari Arafah) sampai terbit fajar tanggal 10 Dzulhijjah.
Diawali dengan sholat dhuhur dan ashar kemudian para peserta mengkuti khutbah wukuf dan memperbanyak dzikir, dalam kesempatan tersebut para santri juga mendapatkan gambaran rangkaian pelaksanaan ibadah haji dari LP2M Klaten.
Usai melaksanakan wukuf di arafah para santri didorong menuju muzdalifah untuk mengambil batu kerikil , setelah membawa batu kerikil para santri mulai melaksanakan praktik lempar jumroh dan melakukan tahalul akhir.

Mudir MBS Klaten, KH Muhammad Fachrudin Sasmita.L.C mengatakan kegiatan ini sudah menjadi agenda rutin yang dilaksanakan di MBS Klaten. Yang berbeda pada penyelenggaraan manasik haji kali ini, MBS Klaten akan memberikan apresiai bagi para ketua rombongan yang bertugus, membimbing, membantu para santri dalam melaksanakan rangkaian manasik haji.
“Kami telah menempatkan tim pemantau untuk menilai para karom dalam melaksanakan tugasnya membantu pelaksanaan kegiatan manasik baik bidang pelayanan umum dan ibadah, bagaimana para karom ini melaksanakan tugasnya untuk mengatur , membantu dan menjaga anggota rombongannya agar tetap utuh dan tertib,Nantinya akan akmi berikan sertifikat untuk karom terpilih yang memenuhi kriteria penilaian kami”,katanya.
Sekretaris Pimpinan Daerah Muhamamdiyah Klaten, Ruswanto mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan manasik haji di MBS Klaten.
“Kegiatan ini bukan hanya sekedar kegiatan dakwah, kegiatan ini juga bagian dari pembinaan karakter islami para santri yang menyangkut nilai-nilai ketaatan, kedisiplinan, serta kecintaan terhadap ibadah sejak dini”,ujarnya.
- Penulis: Redaksi SieradMU
