Promotor Olahraga, Raden Bambang Sridaya Berikan Dukungan Pengembangan Cabor Boxing di Klaten
- account_circle Redaksi SieradMU
- calendar_month 34 menit yang lalu
- visibility 8
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sieradmu.com – Pemerintah kabupaten Klaten menggelar Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Kabupaten Klaten 2026 cabang olahraga boxing di Gor Gelarsena kabupaten setempat. Event ini juga dimeriahkan perebutan sabuk Bupati dan Kapolres dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-222 Kabupaten Klaten dan Hari Bhayangkara ke-80.
Ketua Panitia Popda Kabupaten Klaten, Agus Sunyata, menjelaskan kejuaraan mempertemukan para petinju dari berbagai daerah di Jawa Tengah dan sekitarnya, termasuk atlet pelajar tingkat SMP dan SMA. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penjaringan atlet muda cabang olahraga tinju di kabupaten Klaten.
“Intinya kegiatan ini menjadi motivasi dan support bagi adik-adik di Kabupaten Klaten untuk mengembangkan diri di dunia tinju. Harapannya dari kegiatan ini muncul atlet-atlet yang bisa melangkah ke jenjang nasional hingga internasional,” katanya.
Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, menilai olahraga tinju dapat menjadi wadah positif bagi generasi muda yang memiliki energi dan minat bertarung.
“Kalau memang senang bertarung, bertarunglah secara resmi di tempat yang benar. olahraga tinju memiliki manfaat lebih luas karena dapat mengarahkan anak-anak muda agar menyalurkan keberanian dan energinya melalui jalur yang positif, disiplin, dan terukur”,ucapnya
Hamenang berharap ke depan semakin banyak kejuaraan olahraga digelar di Klaten, baik yang diselenggarakan Pertina maupun pihak lainnya. Dengan demikian, semakin banyak anak muda yang memiliki ruang untuk mengembangkan bakatnya.
Raden Bambang Sridaya promotor olahraga cabor tinju yang hadir mendampingi Bupati Klaten menyatakan komitmennya untuk mendorong pencarian dan pembinaan bibit-bibit petinju muda potensial dari Klaten.
“Klaten memiliki potensi besar untuk melahirkan atlet tinju berprestasi. Karena itu, berbagai kejuaraan tinju yang melibatkan atlet usia muda dinilai penting sebagai ruang untuk menemukan talenta-talenta baru”,ujarnya.
Menurutnya pembinaan atlet harus dilakukan secara berjenjang. Petinju muda perlu diberikan kesempatan bertanding agar memiliki pengalaman dan mental bertanding yang kuat sebelum melangkah ke level yang lebih tinggi.
“Yang penting ada wadah, ada pembinaan, dan ada kesempatan untuk bertanding. Dari sinilah potensi atlet bisa terlihat dan dikembangkan,” pungkasnya. (nur)
- Penulis: Redaksi SieradMU
