Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Featured » Hadiri Apel Akbar KOKAM, Haedar Nashir Kembali Tegaskan Kiprah dan Komitmen Muhammadiyah Untuk Negeri

Hadiri Apel Akbar KOKAM, Haedar Nashir Kembali Tegaskan Kiprah dan Komitmen Muhammadiyah Untuk Negeri

  • account_circle Redaksi SieradMU
  • calendar_month Minggu, 30 Jun 2024
  • visibility 853
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sieradmu.com Bandung – Muhammadiyah adalah organisasi keagamaan dan kemasyarakatan yang besar dan dalam lintasan sejarah yang panjang telah terbukti kiprah-pengkhidmatannya dalam kehidupan kebangsaan untuk tegaknya perikehidupan berkemajuan di seluruh bidang kehidupan yang dilandasi nilai-nilai Islam untuk menjadi rahmat bagi semesta alam.
Hal tersebut disampaikan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Profesor.KH Haedar Nashir saat menghadiri Apel Akbar KOKAM dalam rangka Milad ke-8 Universitas Muhammadiyah Bandung (UMB) pada Ahad (30/6) di kompleks UMB.

“Muhammadiyah yang berdiri tahun 1912 menyadari betul bangsa Indonesia saat itu hidup dalam cengkeraman penjajahan dengan kondisi kehidupan yang tertinggal di segala bidang. Bangsa Indonesia niscaya bangkit memperbarui kesadaran, alam pikiran, sikap, dan tindakan agar memiliki martabat diri, kemandirian, keberdayaan, kedaulatan, dan kemajuan layaknya bangsa merdeka. Muhammadiyah melalui organisasi perempuannya ‘Aisyiyah memelopori gerakan emansipasi dan Kongres Perempuan Pertama tahun 1928 untuk Indonesia merdeka”,katanya.

Ditegaskan, Muhammadiyah meyakini, menyadari, dan memahami sepenuhnya bahwa Agama Islam adalah ajaran Tuhan yang mendorong umatnya untuk memiliki keimanan dan ketakwaan yang kokoh membangun keshalihan, berilmu pengetahuan dan berpikiran maju, bersatu dengan seluruh golongan masyarakat dalam spirit kemanusiaan universal, serta menjadi umat terbaik yang menjadi saksi bagi kehidupan sebagai hamba-hamba terkasih Allah SWT yang menjalankan kekhalifahan di muka bumi untuk menjadikan Indonesia sebagai Baldatun Thayyibatun Warabbun Ghafur.

“Muhammadiyah sejalan misi dakwah dan tajdid yang menjadi inti dan usaha gerakannya telah berjuang panjang lebih satu abad sejak era kebangkitan nasional hingga Indonesia merdeka dalam melaksanakan pembaruan keagamaan, pendidikan, kesehatan, sosial, ekonomi, pemberdayaan masyarakat, peran perempuan, dan kesadaran berbangsa yang dilandasi nilai-nilai keislaman yang terintegrasi dengan wawasan kebangsaan dan kemanusiaan semesta yang rahmatan lil’alamin,” tegasnya.

Haedar menjelaskan bahwa Muhammadiyah bersama sejumlah komponen bangsa telah ikut mendirikan negara dan bangsa Indonesia tahun 1945, sehingga telah membuktikan kiprah dan kontribusinya yang nyata untuk Indonesia jauh sebelum kehadiran partai politik, media massa, serta kekuatan-kekuatan nasional lain yang kini menjadi bagian dan komponen integral Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Karenanya Muhammadiyah telah teruji kiprahnya di sejumlah bidang kehidupan dalam berkhidmat untuk Negara Indonesia yang tidak dapat dianggap kecil dan dimarjinalkan keberadaan serta peranannya di Republik ini,”tegas Haedar.

Selain itu, Muhammadiyah dalam momentum krusial telah memberikan kontribusinya yang signifikan seperti dalam lahirnya “Gentlemen Agreement” dari Piagam Jakarta untuk perumusan Sila pertama Pancasila yakni Ketuhanan Yang Maha Esa sebagai solusi terbaik untuk menyelematkan keutuhan bangsa. Muhammadiyah dalam mempertahankan kedaulatan Negara Republik Indonesia dari agresi Belanda tahun 1947 membentuk Askar Perang Sabil (APS) yang membuktikan perjuangan fisik demi tegaknya Indonesia Merdeka. Demikian halnya dalam perjuanga fase-fase berikutnya hingga terlibat dan berdiri di garis depan dalam gerakan reformasi 1998 untuk Indonesia yang demokratis.

Dari rahim Muhammadiyah lahir para Pahlawan Nasional yaitu KH Ahmad Dahlan, Hj. Siti Walidah, Ir. Soekarno, Fatmawati, Jenderal Soedirman, dr. Soetomo (Penasihat Muhammadiyah bidang Kesehatan), Ir. Djoeanda, KH. Fachrodin, KH. Mas Mansoer, Ki Bagus Hadikoesoemo, Mr. Kasman Singodimejo, Abdul Kahar Muzakkir, Agus Salim (Anggota istimewa Muhammadiyah di era KH Dahlan), Buya Hamka, A.R. Baswedan, Gatot Mangkupraja (Pembentuk Tentara PETA dan Laskar Hisbullah, pengurus Muhammadiyah), Otto Iskandardinata (guru HIS Muhammadiyah Jakarta), Adam Malik (Pandu Hizbul Wathan Muhammadiyah), Sukaptinah Soenarjo Mangoenpoespito (aktif di Siswapraja Wanita Muhammadiyah), Nani Wartabone (Tokoh pergerakan dan pengurus Muhammadiyah dari Gorontalo), Andi Sultan Daeng Raja (Tokoh Muhammadiyah dari Sulawesi Selatan), Tengku Muhammad Hasan (Tokoh Muhammadiyah dari Aceh), Prof Lafran Pane (Tokoh Muhammadiyah di Yogyakarta), dan tokoh-tokoh lainnya. Hal itu membuktikan peran kebangsaan Muhammadiyah melalui para tokohnya yang sepenuh jiwa-raga berjuang untuk Indonesia.

“Muhammadiyah dengan kemandiriannya telah dan terus berkiprah dalam mencerdaskan, menyejahterakan, mencerahkan, mempersatukan, dan memajukan bangsa Indonesia hingga ke pelosok-pelosok terdepan, terjauh, dan tertinggal. Hatta dalam kondisi dan daerah tertentu pemerintah belum menjangkau kawasan-kawasan tersebut dalam menjalankan kewajiban konstitusionalnya khususnya di bidang pendidikan, kesehatan, sosial, dan pemberdayaan masyarakat yang sangat memerlukan,”ungkap Haedar.

Dalam musibah Covid-19 yang berlangsung sekitar dua tahun lebih maupun dalam berbagai bencana nasional Muhammadiyah bahkan bergerak di garda depan dalam menjalankan peran dan kiprah kemanusiaannya sehingga memperoleh pengakuan dari berbagai pihak di tingkat nasional dan global. Muhammadiyah terus menggalang hubungan, kolaborasi, dan kerjasama dengan pemerintah serta berbagai komponen bangsa untuk mewujudkan cita-cita nasional yang diletakkan dan diperjuangkan para pendiri Indonesia.

Karenanya di tengah dinamika kehidupan kebangsaan maupun dinamika global yang kompleks saat ini, Haedar mengungkapkan bahwa Muhammadiyah menegaskan komitmen, pandangan, dan kiprah perjuangannya sebagai berikut, Muhammadiyah adalah organisasi keagamaan dan kemasyarakatan yang kehadirannya senantiasa mengedepankan Risalah Islam Berkemajuan dalam menghadapi kehidupan di berbagai bidang dengan mengutamakan sebesar-besarnya kemaslahatan dan tercegahnya kemudaratan bagi hajat hidup bangsa. Muhammadiyah sebagai Gerakan Islam Berkemajuan terus bergerak demi tegaknya keadaban, perdamaian, kesejahteraan, persatuan, keadilan, kebaikan, dan kemajuan dalam kehidupan bangsa Indonesia maupun di ranah global yang rahmatan lil-‘alamin. Muhammadiyah senantisa prokehidupan dan tidak anti kehidupan dalam segala lapangan untuk terwujudnya Negara Kesatuan Republik Indonesia yang Baldatun Thayyibatun Warabbun Ghafur.

Muhammadiyah sebagai organisasi kemasyarakatan yang besar dan terpercaya senantiasa terus bergerak dalam memajukan kehidupan bangsa di bidang keagamaan, pendidikan, kesehatan, sosial, ekonomi, pemberdayaan masyarakat, dan aspek kehidupan lainnya sebagai wujud pengkhidmatannya yang tinggi bagi bangsa dan negara Indonesia. Muhammadiyah bukanlah organisasi kemasyarakatan atau ormas “kemarin sore” dalam perjuangan dan kiprahnya di Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Muhammadiyah sesuai Kepribadiannya senantiasa aktif dalam perkembangan masyarakat dengan maksud islah dan pembangunan; beramar-makruf nahi munkar disertai contoh teladan yang baik; serta bersifat adil dan korektif ke dalam dan keluar dengan bijaksana. Muhammadiyah senantiasa mengindahkan segala hukum, undang-undang, peraturan, serta dasar dan falsafah negara yang sah dalam bingkai “Negara Pancasila Darul Ahdi Wasyahadah”.

Muhammadiyah senantiasa membantu pemerintah serta bekerjasama dengan golongan lain dalam memelihara dan membangun negara untuk mencapai masyarakat yang adil-makmur yang diridhai Allah SWT. Muhammadiyah senantiasa memperbanyak kawan dan mengamalkan ukhuwah Islamiyah disertai sikap lapang dada dan luas pandangan dalam kehidupan keumatan, kebangsaan, dan kemanusiaan semesta.

Muhammadiyah mengajak kepada seluruh pihak di tubuh pemerintahan, kekuatan politik nasional, dan lembaga-lambaga strategis lainnya agar mengedepankan aktualisasi nilai-nilai dasar Pancasila, konstitusi, dan etika luhur untuk tegaknya persatuan dan kemajuan bangsa Indonesia dalam kehidupan nyata disertai keteladanan utama para elitenya. Jauhi korupsi, penyalahgunaan kekuasaan, dan perusakan segala aspek kehidupan demi kelangsungan hidup generasi bangsa dan eksistensi Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Muhammadiyah mengajak kepada seluruh pihak yang bergerak dalam dunia media massa baik cetak, elektronik/digital, dan media sosial untuk senantiasa menjunjungtinggi keadaban atau etika luhur, ilmu pengetahuan, pencerdasan, persatuan, perdamaian, keutuhan, dan kemajuan kehidupan bangsa. Jauhi publikasi yang cenderung menggoreng isu, mengadu-domba, hoaks atau kebohongan, mencari-cari kesalahan, dan membesar-besarkan masalah demi meraih rating, viral, dan popularitas yang mengorbankan kepentingan pihak lain serta memperbodoh dan meretakkan keutuhan bangsa.

Muhammadiyah memahami Islam dan kehidupan dengan pandangan Islam yang mengedepankan pendekatan bayani (tekstual), burhani (rasional-kontekstual), dan irfani (ruhani-spiritual) secara interkoneksi disertai wawasan Wasathiyah yang memajukan dan mencerahkan kehidupan. Karenanya bagi anggota, kader, dan pimpinan Muhammadiyah diharapkan memahami Risalah Islam Berkemajuan secara konsisten serta jauhi pandangan keislaman yang parsial, dangkal, sempit, dan ekstrem. Kepada seluruh Angkatan Muda Muhammadiyah hendaknya senantiasa menjaga integritas diri, menjadi insan yang amanah, jujur, dan cerdas serta menjunjung tinggi marwah dan kepentingan Persyarikatan Muhammadiyah.

Seluruh anggota, kader, dan pimpinan Muhammadiyah di segenap tingkatan dan lini organisasi agar tetap bersikap cerdas, seksama, dan bijaksana dalam menghadapi dinamika dan masalah kebangsaan baik yang bersifat umum maupun terkait Persyarikatan dalam satu barisan yang kokoh. Junjungtinggi keutuhan, marwah, dan kepentingan Persyarikatan sejalan prinsip, kepribadian, khittah, koridor, dan segala ketentuan organisasi. Jauhi pandangan dan sikap mengambil langkah sendiri-sendiri yang merugikan kesatuan gerak, misi, dan sistem organisasi. Jaga seluruh aset dan kepentingan organisasi. Posisikan Persyarikatan di atas pandangan, persepsi, dan kepentingan sendiri demi tegaknya Muhammadiyah sebagai Gerakan Islam yang terorganisasi rapi dalam menjalankan misi dakwah dan tajdid untuk mencerdaskan umat, memajukan bangsa, dan mencerahkan semesta. (nur/*)

  • Penulis: Redaksi SieradMU

Rekomendasi Untuk Anda

  • Catatkan Prestasi Nasional Dalam Hal Sanitasi, Pemkab Klaten Raih Peringkat Ke-5 Kategori Madya

    Catatkan Prestasi Nasional Dalam Hal Sanitasi, Pemkab Klaten Raih Peringkat Ke-5 Kategori Madya

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Redaksi SieradMU
    • visibility 288
    • 0Komentar

    Sieradmu.com Klaten – Prestasi menggembirakan kembali diraih Pemerintah Kabupaten Klaten. Kali ini  Klaten berhasil meraih peringkat ke-5 terbaik nasional pada STBM Award 2025 pada program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) kategori Paripurna. Kepala Dinas Kesehatan Klaten, Anggit Budiarto menyebut penghargaan ini meningkat dari tahun sebelumnya. Di tahun 2024, Pemkab Klaten telah berhasil meraih kategori Madya. […]

  • Syawalan PCM Ngawen, Kusnadi Ikhwani Uraikan Konsep Menjadikan Ramadhan Sepanjang Tahun

    Syawalan PCM Ngawen, Kusnadi Ikhwani Uraikan Konsep Menjadikan Ramadhan Sepanjang Tahun

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle Redaksi SieradMU
    • visibility 254
    • 0Komentar

    Sieradmu.com Klaten –  Pimpinan Cabang Muhammadiyah Ngawen menggelar pengajian halal bihalal yang diikuti ratusan jamaah di Masjid At-Ta’awun, Kecamatan Ngawen pada Ahad (5/4/2026). Anggota LPCR Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Kusnadi Ikhwani menguraikan tentang pentingnya menjaga konsistensi dalam beribadah melalui konsep menjadikan Ramadhan sepanjang tahun. Ketua PCM Ngawen, Kusdiyanta,dalam kesempatan tersebut mengajak seluruh jajaran pimpinan cabang, PCA […]

  • Raskere uttak hos Beste Casino Norge: Spill smartere og vinn mer

    Raskere uttak hos Beste Casino Norge: Spill smartere og vinn mer

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Når det kommer til online gambling, er valget av casinoer essensielt for å optimalisere spillopplevelsen din. I Norge finnes det mange alternativer, og blant dem finner du norske casino som gir de beste bonusene, raskeste uttakene og et bredt utvalg av spill. I denne artikkelen vil vi utforske hvordan du kan spille smartere og vinne […]

  • Diskusi Kebangsaan Dengan Kelompok Millenial di Turi, GM Hedi Ingatkan Bahaya Gerakan Separatis Bagi Keutuhan NKRI

    Diskusi Kebangsaan Dengan Kelompok Millenial di Turi, GM Hedi Ingatkan Bahaya Gerakan Separatis Bagi Keutuhan NKRI

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Redaksi SieradMU
    • visibility 255
    • 0Komentar

    Sieradmu.com Sleman – NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) sangat penting sebagai fondasi utama menjaga persatuan di tengah keberagaman suku, budaya, dan agama, serta mencegah disintegrasi bangsa. Bentuk kesatuan menjamin keamanan, stabilitas, pembangunan merata, dan melindungi kedaulatan dari ancaman luar maupun dalam, sesuai amanat UUD 1945. Hal tersebut disampaikan Anggota MPR-RI, A-212 Fraksi PDI Perjuangan, Daerah […]

  • Tuntunan Ibadah di Bulan Ramadhan 1441 H / 2020 M

    Tuntunan Ibadah di Bulan Ramadhan 1441 H / 2020 M

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2020
    • account_circle admin
    • visibility 10.977
    • 0Komentar

    Pada bulan Ramadhan tahun 1441 H / 2020 M ini kita dihadapkan pada situasi yang tidak biasa, yaitu adanya pandemi covid-19 sehingga mengharuskan umat Islam menyesuaikan diri dengan berbagai hal termasuk dalam hal Ibadah sebagaimana yang sudah tertulis pada Edaran PP Muhammadiyah No. 02/EDR/I.0/E/2020 tentang Tuntunan Ibadah dalam Kondisi Darurat Covid-19. Oleh karena itu, Majelis […]

  • Resmikan MACNWK YJH Klaten, Bupati Takjub Usai Melihat Fasilitas Pendidikannya

    Resmikan MACNWK YJH Klaten, Bupati Takjub Usai Melihat Fasilitas Pendidikannya

    • calendar_month Sabtu, 23 Agt 2025
    • account_circle Redaksi SieradMU
    • visibility 529
    • 0Komentar

    Sieradmu.com Klaten – Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo hari  meresmikan Madrasah Aliyah Cendekia Nashirul Wasathiyyah (MA CNWK) yang merupakan pengembangan amal usaha Yayasan Jamah Haji (YJH) Klaten yang berada di di Jalan Ki Ageng Penjawi, Dukuh Gelangan Baru, Desa Jebugan, Kecamatan Klaten Utara. Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti oleh Bupati Klaten Hamenang […]

expand_less