Milad IGRA Ke-24, Ribuan Guru Dibuat Baper, Plt Bupati Klaten: “Mereka Klaster Terkuat Dimuka Bumi”
- account_circle Redaksi SieradMU
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 46
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sieradmu.com Klaten – Puncak Peringatan Milad ke-24 Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) dilingkungan Kantor Kementrian Agama Kabupaten Klaten berlangsung meriah. Pelaksana Tugas Bupati Klaten, Mahanni Yulinda Pratiwi mendorong PD IGRA terus menjaga konsistensi dalam memberikan pelayanan Pendidikan bagi usia dini dan terus, berinovasi, solid dan berkontribusi dalam menyiapkkan generasi masa depan.
Puncak peringatan Milad ke-24 IGRA dilingkungan Kemenag Klaten ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Pelaksana Tugas Bupati Klaten, Mahanni Yulinda Pratiwi untuk diserahkan kepada Ketua PD IGRA Kabupaten Klaten, Sri Suryati, nampak ikut mendampingi Kepala Kantor Kementrian Agama Klaten, Khumaidin sejumlah pejabat dilingkungan Kemenag dan Pemkab Klaten serta disaksikan ribuan guru RA/BA yang ikut hadir di Gedung Sunan Pandanaran, Rabu (4/11/2026).
Dalam kesempatan tersebut juga diserahkan apresiasi kepada sejumlah guru WB yang bertugas paling lama dilingkungan Kemenag Klaten, penyerahan hadiah lomba berkisah tentang nabi yang diselenggarakan dalam rangkaian Milad ke-24 IGRA dan Hari Santri 2026 oleh Plt Bupati Klaten, termasuk penyerahan piala Juara II Kirab Festival Budaya Santri bagi PD IGRA Klaten.
Dalam arahannya Pelaksana Tugas Bupati Klaten, Mahanni Yulinda Pratiwi menyampaikan apresiasi kepada para guru RA, BA dilingkungan Kemenag atas perjuangannya dalam memberikan layanan Pendidikan bagi anak usia dini. Perayaa Milad ini sebagai bukti konsistensi perjuangan para guru yang terus berjuang mendidik anak anak usia dini berbasis keislaman.
“Mereka ini adalah klister terkuat dimuka bumi, perjuangannya, pengabdiannya, keikhlasannya dalam menanamkan nilai nilai keislaman, kebangsaan, karakter akhlaqul karimah kepada anak didiknya. Harapannya kiprah IGRA di Klaten terus diperkuat. IGRA sebagai mitra Pemkab dalam hal Pendidikan diharapkan terus berdedikasi dalam menyiapkan SDM unggul,untuk itu IGRA harus terus berinovasi, solid dan berkontribusi dalam menyiapkkan generasi masa depan”,katanya.
Kepala Kantor Kementrian Agama Klaten, Khumaidin menyebut para Guru RA, BA ini merupakan orang-orang hebat Tangguh yang bergelut dengan anak-anak usia dini meski kesejahteraan mereka masih sangat minim.
“Terima kasih atas perjuangan serta pengabdiannya dalam mendidik anak anak usia dini, ditangan para gurulah generasi yang akan dating mulai ditentukan, terus berjuanglah didik mereka menajdi generasi yang berkarakter luar biasa, menjadi generasi juara sebagai generasi pemenang dimasa yang akan dating”,ucap Khumaidin.

Sementara itu, Ketua PD IGRA Kabupaten Klaten, Sri Suryati mengungkapkan Milad Ke-24 IGRA tahun ini mengusung tema, 24 Tahun Mengabdi untuk Genarasi Rabbani, Menguatkan Kader, Menyatukan Gerak, Melahirkan Karya dan Prestasi, Menuju IGRA Bermartabat dan Bermanfaat.
“Kami terus berkiprah dalam memberikan layanan Pendidikan, meningkatkan kualitas, profesionalisme para guru RA, BA dilingkungan Kemenag Klaten untuk mewujudkan generasi Rabbani berakhlaqul karimah, sebagai bekal dimasa depan. Termasuk hari ini kami meneyelengarakan workshop pembelajaran insklusif dengan harapan kedepan RA BA dapat memberikan layanan yang inklusif bagi anak berkebutuhan khusus sesuai dengan aturan Kemenag”,ungkapnya.
Sedangkan nara sumber Pendidikan Inklusi Supriyono dalam kesempatan tersebut menyampaikan berkaitan dengan tata kelola lembaga pendidikan Islam inklusif oleh Kementerian Agama (Kemenag) diatur melalui regulasi teknis dan kelembagaan untuk memastikan Peserta Didik Berkebutuhan Khusus (PDBK) mendapatkan layanan pendidikan yang setara, adaptif, dan berkualitas. Komponen utamanya adalah unit layanan disabilitas (ULD), akomodasi dan afirmasi PDBK, Penguatan sarana prasarana termasuk SDM bagi seluruh Lembaga pendidikan dilingkungan Kemenag termasuk RA, BA.
“Tujuan utama dari tata kelola lembaga pendidikan Islam yang inklusif oleh Kementerian Agama (Kemenag) adalah memberikan layanan pendidikan yang setara, merata, dan berkualitas bagi Peserta Didik Berkebutuhan Khusus (PDBK) serta kelompok marjinal lainnya tanpa diskriminasi”,pungkasnya. (nur)

- Penulis: Redaksi SieradMU
