Manasik Bersama Terintegrasi 2026, Pengurus YJH Klaten : Ini Simbul Kekuatan Ukuwah Dalam Penyelenggaran Ibadah Haji
- account_circle Redaksi SieradMU
- calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
- visibility 257
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sieradmu.com Klaten – Bimbingan manasik haji bersama ini perlu dilakukan karena merupakan ikhtiar untuk menyiapkan fisik dan mental calon jamaah haji Klaten sebelum mereka berangkat menjalankan rangkaain ibadah haji di tanah suci.
Ketua Yayasan Jamaah Haji ( YJH ) Kabupaten Klaten Ir. H. Rofiq Muttaqien menyampaikan hal tersebut dalam sambutannya pada pembukaan bimbingan Manasik Haji Terintegrasi Kabupaten dan Kecamatan untuk musim haji 1447 H (2026 M) yang diselenggarakan kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Klaten, Kantor Kementrian Haji dan Umroh, Yayasan Jamaah Haji Klaten, Pengurus Daerah Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia Klaten, Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umroh (KBIHU) dan Forum KBIHU di Kabupaten Klaten pada 10-12 Februari 2025.
“Bekal fisik sangat diperlukan oleh calon jemaah haji karena ibadah haji pada hakikatnya adalah ibadah fisik (badaniyah) yang menuntut stamina prima, daya tahan tubuh yang kuat, dan kesehatan yang stabil selama berhari-hari di Tanah Suci. Ibadah haji merupakan rangkaian perjalanan panjang yang sangat menguras energy, perjalanan jauh yang memerlukan adaptasi terhadap kondisi geografis, cuaca dengan berbagai resiko yang ada”,katanya, Selasa,
Untuk itu Yayasan Jamaah Haji Klaten yang ikut hadir membersamai para calon haji tahun 2026 dalam kegiatan bimbingan ini perlu memberikan motifasi kepada para calhaj untuk menyiapkan bekal fisik dengan memiliki syarat Istitha’ah (Mampu) yakni Salah satu syarat sah atau kemampuan berhaji adalah sehat jasmani dan rohani. Kebugaran fisik yang baik memastikan jamaah dapat melaksanakan seluruh rangkaian ibadah haji secara optimal dan mandiri.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Klaten Hj. Faizatul Umma, mengungkapkan, kegiatan bimbingan manasik haji bersama ini diikuti sebanyak 1.115 calon jamaah haji Klaten tahun 1447 H/ 2026M.
“Bimbingan manasik haji ini diikuti sebanyak 1.115 calon jamaah haji dengan keberangkatan haji tahun 2026 yang telah dijadwalkan masuk kelompok terbang ( Kloter) pada Gelombang 2 Kloter 59, 60, 61 dan 62. Oleh karena itu, Pemerintah Indonesia melalui Kementrian Haji dan Umroh mempersiapkan semaksimal mungkin, termasuk salah satunya dengan bimbingan manasik haji ini,” ungkapnya.
Sementara itu Sekretaris Umum Yayasan Jamaah Haji Kabupaten Klaten, Drs. H. Sunarto M. Hum menyebut penyelengaraan Manasyik Calon bersama ini meneruskan para pendiri Yayasan Jamaah Haji Klaten , yang saat itu belum ada IPHI, sekarang kegiatan manasik bersama ini semakin lengkap, menjadikan simbul ukhuwah islamiayah membantu pemerintah dalam penyelenggaraan ibadah haji dengan memberikan kunci sukses dalam pelaksanaan rukun islam kelima bagi para calon tamu Allah yang akan diberangkatkan tahun ini.
“Kunci sukses ibadah haji di Tanah Suci terletak pada kombinasi niat tulus ikhlas karena Allah, pemahaman manasik yang benar (sesuai tuntunan Rasulullah), kesabaran tinggi menghadapi padatnya jemaah dan cuaca panas, serta menjaga kesehatan fisik dan mental. Fokus pada ibadah, perbanyak dzikir/doa, dan menjaga lisan dari perkataan sia-sia adalah kunci meraih haji mabrur”,ujarnya. (nur)
- Penulis: Redaksi SieradMU
