Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Featured » ‘Aisyiyah Prihatin Maraknya Kasus Kekerasan Seksual di Dunia Pendidikan, Perlindungan Korban Dipertanyakan!

‘Aisyiyah Prihatin Maraknya Kasus Kekerasan Seksual di Dunia Pendidikan, Perlindungan Korban Dipertanyakan!

  • account_circle Redaksi SieradMU
  • calendar_month 9 jam yang lalu
  • visibility 27
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

sieradmu.com Yogyakarta – Pimpinan Pusat (PP) ‘Aisyiyah menyampaikan keprihatinan mendalam atas maraknya kasus kekerasan seksual terhadap anak yang belakangan terungkap, termasuk yang terjadi di lingkungan pendidikan termasuk pondok pesantren. Kasus-kasus ini menjadi alarm serius bahwa ruang yang seharusnya menjadi tempat aman bagi tumbuh kembang anak justru dapat menjadi celah terjadinya kekerasan yang melanggar hak dasar anak dan mengancam masa depan anak. Pendidik yang seharusnya menjadi pelindung justru memanfaatkan posisinya untuk melakukan kekerasan seksual.

Ketua Majelis Hukum dan HAM PP ‘Aisyiyah, Henni Wijayanti, mengungkapkan “Dalam banyak kasus, tindak kekerasan pada anak dilakukan oleh orang-orang terdekat atau pihak yang memiliki relasi kuasa terhadap anak, sehingga menempatkan anak dalam posisi rentan dan sulit untuk menyampaikan apa yang dialaminya.” Padahal, imbuhnya, keluarga maupun lembaga pendidikan semestinya menjadi ruang aman yang menjamin perlindungan dan kesejahteraan anak, bukan justru menjadi tempat terjadinya kekerasan.

Menurut Henni, setiap anak berhak tumbuh dan belajar dalam lingkungan yang aman, bermartabat, dan bebas dari ancaman kekerasan seksual. “Ketika kekerasan justru terjadi di lingkungan terdekat, termasuk lembaga pendidikan, maka kita sedang menghadapi persoalan serius yang harus ditangani secara menyeluruh dan tegas,” ujarnya.

Henni, menambahkan bahwa lembaga pendidikan perlu memastikan adanya sistem perlindungan anak yang kuat dan dijalankan secara konsisten. Hal ini mencakup penyusunan serta penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) perlindungan anak dari kekerasan, komitmen kelembagaan yang jelas, dan panduan perilaku bagi seluruh pengelola dan tenaga pendidik, serta standar layanan penanganan yang berpihak kepada korban apabila terjadi kekerasan seksual.

“Perlindungan anak tidak cukup hanya menjadi slogan. Harus ada kebijakan internal yang konkret, mekanisme pencegahan yang jelas, serta sistem respons yang cepat dan berpihak pada korban ketika terjadi kasus,” tambahnya.

PP ‘Aisyiyah juga menegaskan pentingnya implementasi berbagai kebijakan nasional yang telah menjadi payung hukum perlindungan korban, termasuk Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS) dan Undang-Undang Perlindungan Anak. Pemerintah dan aparat penegak hukum didorong untuk bertindak tegas terhadap pelaku serta memastikan proses hukum berjalan adil tanpa mengabaikan kepentingan terbaik bagi anak.

Dalam penanganan kasus, pendekatan yang digunakan harus berlandaskan pada hak dan perlindungan khusus anak. Sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 59A Undang-Undang Perlindungan Anak. Disebutkan bahwa anak korban kekerasan berhak memperoleh penanganan secara cepat, pendampingan psikososial, bantuan sosial, serta perlindungan dan bantuan hukum.

Selain itu, anak korban juga harus dijamin keberlanjutan pendidikannya serta mendapatkan perlindungan atas identitas dirinya agar terhindar dari stigma dan dampak sosial yang lebih luas. Siti Kasiyati dari Posbakum ‘Aisyiyah Jawa Tengah menjelaskan bahwa ‘Aisyiyah terus berupaya hadir melalui layanan bantuan hukum dan pendampingan bagi korban maupun keluarga.

“Pendampingan terhadap anak korban tidak cukup hanya pada proses hukum. Anak membutuhkan dukungan psikososial, rasa aman, serta pemulihan agar dapat kembali menjalani kehidupannya dengan baik,” ujar Kasiyati. Di sinilah menurut Kasiyati, pentingnya terjalin kolaborasi antara keluarga, sekolah, pendamping hukum, dan masyarakat.

Lebih lanjut, Kasiyati menyampaikan bahwa melalui Posbakum ‘Aisyiyah, organisasi berupaya memperkuat langkah-langkah pencegahan melalui edukasi perlindungan anak, peningkatan kesadaran masyarakat, serta penyediaan layanan konsultasi dan pendampingan bagi korban kekerasan. “Pendampingan bagi korban dan keluarganya juga penting, agar jangan sampai ada pihak yang mengintimidasi bahkan mengancam korban maupun keluarga sehingga laporan dicabut,” ucap Kasiyati.

Kasiyati juga mendorong terbangunnya lingkungan aman bagi anak, lingkungan yang peduli dan tidak mentoleransi kekerasan dalam bentuk apa pun, dan ketika kasus terjadi korban harus segera mendapatkan perlindungan dan pendampingan yang utuh. (nur)

  • Penulis: Redaksi SieradMU

Rekomendasi Untuk Anda

  • Deklarasi Sebagai Bacabup PDI P Klaten, Suwanto: Jika Terpilih PBB Akan Saya Gratiskan

    Deklarasi Sebagai Bacabup PDI P Klaten, Suwanto: Jika Terpilih PBB Akan Saya Gratiskan

    • calendar_month Rabu, 12 Jun 2024
    • account_circle Redaksi SieradMU
    • visibility 1.136
    • 0Komentar

    sieradmu.com Klaten – Kader PDI Perjuangan kawakan, Suwanto hari ini (12/6/2024), mendeklarasikan pencalonannya sebagai Bupati Klaten di Desa Glagahwangi Kecamatan Polanharjo Klaten. Selain dihadiri beberapa pengurus anak cabang PDI Perjuangan, perwakilan relawan pendukung Suwanto dari 26 kecamatan, nampak hadir perwakilan pimpinan partai politik non parlemen seperti partai Garuda, partai prima, partai buruh , partai umat […]

  • Atap Kampus III MBS Klaten Rusak Diterjang Angin Puting Beliung, KaKanwil Kemenag Jateng Berikan Bantuan

    Atap Kampus III MBS Klaten Rusak Diterjang Angin Puting Beliung, KaKanwil Kemenag Jateng Berikan Bantuan

    • calendar_month Jumat, 29 Nov 2024
    • account_circle Redaksi SieradMU
    • visibility 558
    • 0Komentar

    Sieradmu.com Klaten –  Terdampak angin puting beliung yang melanda wilayah Kabupaten Klaten pada Kamis (21/11/2024), dua pondok pesantren mendapatkan bantuan dari Kementrian Agawa Wilayah Jawa Tengah. Bantuan diserahkan langsung Kepala Kanwil Kementrian Agama Provinsi Jawa Tengah, Mustain Ahmad kepada pimpinan Pondok Pesantren Muhammadiyah Klaten (MBS) dan Pesantren Al-Husna Lestari di Dukuh Muningan, Desa Tambongwetan, Kecamatan […]

  • Satu Dasawarsa SMPM Plus Klara, Kuatkan Komitmen Cetak Generasi Unggul

    Satu Dasawarsa SMPM Plus Klara, Kuatkan Komitmen Cetak Generasi Unggul

    • calendar_month Selasa, 22 Jul 2025
    • account_circle Redaksi SieradMU
    • visibility 281
    • 0Komentar

    Sieradmu.com Klaten – Semangat kebersamaan dan syukur membuncah dalam rangkaian kegiatan Milad Ke-10 SMP Muhammadiyah Plus Klaten Utara (MPLUS Klara) yang bersamaan dengan peringatan Milad Ke-64 Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM). Rangkaian kegiatan milad dilaksanakan dalam empat hari dengan mengusung tema “Sekolah Islami, Pelajar Mandiri,” berbagai agenda dikemas secara edukatif dan kreatif. Rangkaian acara meliputi classmeeting […]

  • Karima Ramadhan1446 H, Ketua PDM Klaten : Ini Sekaligus Ajang Konsolidasi Ideologis Warga Persyarikatan

    Karima Ramadhan1446 H, Ketua PDM Klaten : Ini Sekaligus Ajang Konsolidasi Ideologis Warga Persyarikatan

    • calendar_month Sabtu, 1 Mar 2025
    • account_circle Redaksi SieradMU
    • visibility 493
    • 0Komentar

    Sieradmu.com Klaten – Majelis Tabligh Pimpinan Daerah Muhamamdiyah Klaten kembali melaksanakan Karima Ramadhan Tahun 1446 Hijriyah. Pada edisi perdana Karima Ramadhan yang berlangsung di Gedung Dakwah Muhammadiyah Klaten membahas persoalan hadits dhaif seputar Ramadhan. Sekretaris Majelis Tabligh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Klaten, Agus Mulyadi mengatakan, Kajian rutin malam Ahad Selama Ramadhan tahun  ini dilaksanakan empat kali, […]

  • Talk Show Relawan Gaspol Klaten, ASN KPK Ambar Suseno Berikan Pencerahan Soal Pencegahan Korupsi Bagi Para Kades

    Talk Show Relawan Gaspol Klaten, ASN KPK Ambar Suseno Berikan Pencerahan Soal Pencegahan Korupsi Bagi Para Kades

    • calendar_month Sabtu, 22 Jun 2024
    • account_circle Redaksi SieradMU
    • visibility 1.586
    • 0Komentar

    Sieradmu.com Klaten – Relawan Gerakan Ambar Soeseno Profesionalitas Optimalisasi Lestari (Gaspol) menggelar Talk Show yang dikuti para Kepala Desa dan perangkat di Kabupaten Klaten, Sabtu (22/6/2024) siang di Tjokro Hotel Klaten. Talk show bertajuk penguatan pemerintah desa bebeas korupsi menuju masyarakat desa sejahtera. Menghadirkan dua narasumber yaitu Dr. Eko Suwarni merupakan pakar hukum dari Pemuda […]

  • FGD Gaya Hidup Sehat, Konsistensi Kadarwati DPRD Jateng Terkait Isu Kesehatan

    FGD Gaya Hidup Sehat, Konsistensi Kadarwati DPRD Jateng Terkait Isu Kesehatan

    • calendar_month Kamis, 6 Jun 2024
    • account_circle Redaksi SieradMU
    • visibility 717
    • 0Komentar

    SIeradmu. Com Klaten – Puluhan peserta mengikuti focus group discussion diMembangun Gaya Hidup sehat Untuk generasi Emas, bersama Kadarwati Anggota DPRD Jawa Tengah Dapil 7 di Gedung Desa Sabrang Lor , Kecamatan Trucuk, Kabupaten Klaten, Kamis (6/6/2024). Anggota DPRD Jawa Tengah, Kadarwati mengatakan, FGD kali ini menyoroti tentang Masalah stunting dan DBD yang dalam kurung […]

expand_less