Haflatul Wada Angkatan X, PDM Minta MBS Klaten Jaga Kekhasan dan Prestasi Yang Terus Meningkat
- account_circle Redaksi SieradMU
- calendar_month Minggu, 25 Mei 2025
- visibility 428
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sieradmu.com Klaten – Pondok Pesantren Muhammadiyah Klaten menggelar Haflatul wada (perayaan perpisahan) bagi santri angkatan X tahun 2025, di pendopo Pemkab setempat, Ahad (25/5/2025).
Nampak hadir, Kepala Kemenag Klaten dan jajarannya, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Klaten, Majelis Dikdasmen PNF, Dewan Pembina MBS, Lembaga Pengembangan Pondok Pesantren Muhammadiyah dan jajaran Civitas Muhammadiyah Boarding School MBS Klaten, wali santri dan lainnya.
Ketua Panitia Muhammad Zainuri Fatakh melaporkan, kegiatan haflatul wada’ angkatan X berjumlah 68 santri. Sebelumnya mereka telah mengikuti berbagai rangkaian kegiatan yang harus dipenuhi, seperti ujian lisan, tertulis dan ismuba secara online, ujian kompetensi ibadah, diklat kepemimpinan, membuat karya tulis ilmiah dan lainnya.
“Mereka juga diwajibkan melakukan praktek mengajar, rishlah ke pacitan dan kudus untuk studi banding dalam rangka membangun jiwa entrepreneur, cara penyembelihan hewan halal dan ujian tahfidzul quran rata rata lebih dari 10 juz yang hafidz 30 juz ada 20 santri, pengabdian di tempat masing-masing”,katanya.

Ketua Mejlis Dikdasmen PNF, PDM Klaten, Wahono mengungkapkan jika para santri selama mondok di MBS Klaten ini telah mendapatkan banyak bekal baik akademik, non akademik, keislaman dan kemuhamamdiyah serta kepemimpinan.
“Kami dari Mejlis terus mendukung MBS terus berkontribusi dalam melahirkan kader-kader persyarikatan yang memiliki karakter keislaman dan pencinta al-qur’an”,ungkapnya.
Wakil Ketua PDM Klaten, Wahid Syaifudin dalam kesempatan tersebut meminta jajaran civitas MBS menjaga kekhasan yang dimiliki dan memiliki perkembangan yang cukup menggembirakan utamanya dalam hafalan tahfidz.
“Kepada dua UPP yang ada di PDM yakni Majelis Dikdasmen PNF dan Lembaga Pengembangan Pondok Pesanter Muhamamdiyah untuk mengawal kedepan beberapa ponpes yang ada di Klaten ini dapat berkembang dengan baik”,ucapnya.

Mudir MBS Klaten, KH. Fachrudin Sasmita. LC menerangkan tujuan pendidikan di MBS Klaten (MTS Muhammadiyah Boarding School Klaten) adalah untuk menghasilkan siswa yang berakhlak karimah, berwawasan luas, dan mampu bersaing di bidang ilmu pengetahuan dan keagamaan, serta mampu menjadi pemimpin yang adil dan bersih. MBS Klaten juga fokus pada pengembangan bahasa Arab dan Inggris, serta program 3T (Tahfidz, Tahsin, Tafhim).
“Tujuan pendidikan kita ini bagaimana menghantarkan para santri memiliki akhlaqul karimah, dekat dengan Allah (tauhid), ikhlas berjuang, mengabdikan diri kepada masyarakat”,terangnya.
Kepada para santri Mudir berpesan perumpamaan ummat islam sebagai pohon kurma dalam sabda Rasulullah SAW yang menunjukkan keimanan yang teguh dan tidak pernah luntur.
“Pohon kurma yang tidak pernah gugur daunnya melambangkan keimanan yang terus berkembang, seolah-olah daunnya tidak pernah mati atau gugur, demikian pula dengan seorang mukmin yang terus beriman dan tidak pernah meninggalkan ajaran Islam”,pungkasnya. (Nur)
- Penulis: Redaksi SieradMU
