Workshop Aplikasi Kecerdasan Buatan Rampung, UMS Dorong Kepala Sekolah Muhammadiyah di Klaten Tingkatkan Dukungan
- account_circle Redaksi SieradMU
- calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
- visibility 123
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sieradmu.com Klaten – Hari terakhir pelaksanaan Workshop Aplikasi Kecerdasan Buatan Dalam Pendidikan yang berlangsung di Aula SMP Muhammadiyah 1 Klaten pagi tadi (9/5/2026), para guru SMP/MTs Muhammadiyah di Klaten mendapatkan materi terkait aplikasi AI dalam Informatika dan praktik robotika.
Dengan alat peraga yang dihadirkan nara sumber dari Unibversitas Muhammadiyah Surakarta dan LPK Kembar para peserta nampak berantusias dalam kegiatan praktik robotik serta membuat prompt A1 untuk assessment mata pelajaran matematika dan informatika.
Workshop ini diselenggarakan Kelompok Kerja Kepala Sekolah/Madrasah (K3SM), SMP/MTs Muhammadiyah Kabupaten Klaten bersinergi dengan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) yang dibuka Ketua Majelis Dikdasmen PNF, PDM Klaten pada 25 April 2026.
Muhammad Luthfi Hidayat, Kepala Laboratorium Pengembangan Sumber Belajar dan Publikasi Ilmiah (PSBPI), FKIP UMS mengungkapkan, dalam workshop ini peserta mendapatkan materi pemahaman awal terkait koding dan Artificial Intelligence bagi semua mata pelajaran atau setidaknya maple matematika, sains, bahasa dan informatika.
“Sampai hari terakhir pelaksanaan workshop kami telah melakukan evalusi, berdasarkan questioner semua peserta, setelah dianalisis menunjukkan bahwa berdasarkan beberapa kategori evaluasi secara kesuluruhan bahwa pelaksanaan workshop ini dinilai berhasil dengan indikator rata rata apresiasi peserta mencapai skore 4,4 dari skore 5”,katanya.
Yang menggembirakan menurutnya, kebanyakan peserta merasa tertantang untuk mengimplementasikan seluruh materi hasil workhop di sekolahnya masing-masing. Tentu hal ini diperlukan dukungan dari pihak sekolah dalam hal penyediaan fasilitas pendukung dalam penggunaan Artificial Intelligence atau Kecerdasan Artifisial (KA) dalam dunia pendidikan.
“Ini sangat relevan dalam mendukung program Kemendikdasmen yang telah memasukkan mata pelajaran (mapel) koding dan Artificial Intelligence atau Kecerdasan Artifisial (KA) mulai berlaku pada tahun pelajaran 2025/2026. Kedua mapel itu berlaku di tingkat kelas 5 SD hingga SMA/SMK, Kami juga sudah sampaikan harapan para guru ini kepada para kepala sekolah muhamamdiyah di K3SM SMP/MTs Muhammadiyah dalam sarasehan sebelum penutupan workshop tadi”,ucapnya.
Deni Puji Hartani, S.Pd, Kepala Sekolah SMPIT Muhammadiyah An Najah mengaku sangat terbantu dengan adanya program kerjasama K3SM dengan UMS melalui penyelenggaraan Workshop Aplikasi Kecerdasan Buatan Dalam Pendidikan ini.
“Kecerdasan buatan (KA) ini sangat dibutuhkan dalam membantu tugas pembelajaran para guru disekolah, melalui kegiatan ini peserta mendapatkan banyak ilmu, dan semakin dekat dengan AI dan dapat menciptakan suasana pembelajaran yang semakin efektif dan bermutu”,pungkasnya. (nur)
- Penulis: Redaksi SieradMU
