Sieradmu.com Sleman – Ā Dalam situasi bangsa saat ini perlu adanya penguatan komitmen kembali terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sangat relevan. Ada beberapa hal yang harus dilaksanakan untuk menjaga keutuham NKRI ditengah kemajemukan bangsa Indonesia serta mengantasi berbagai ancaman baik dari dalam dan luar negeri.

Hal tersebut disampaikan GM.Totok Hedi Santosa, Anggota MPR-RI, A-212 Fraksi PDI Perjuangan, Daerah Pemilihan Daerah Istimewa Yogyakarta saat menjadi nara sumber dalam kegiatan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan Pancasila, UUD-1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhinneka Tunggal Ika di Ruang Pertemuan Dusun Cupuwatu II, Jalan Cupuwatu II, RT 6 RW II, Cupuwatu II, Purwomartani, Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman, Selasa (9/12/2025).

Kegiatan ini menghadirkan serratus lima puluh peserta dan nampak antusias dengan pembahasan sosialisasi empat pilar kebangsaaaan utamanya berkaitan dengan bagaimana menjaga keutuhan NKRI di era sekarang ini.

ā€œAda beberapa cara yang dapat kita lakukan bagaimana kita dapat menjaga keutuhan NKRIā€,katanya saat menjawab pertanyaan peserta sosialisasi.

Dijelaskan, Menjaga keutuhan NKRI dari pengaruh luar dilakukan dengan memperkuat ketahanan nasional melalui penguatan karakter bangsa (nasionalisme, cinta tanah air, toleransi), meningkatkan kesejahteraan dan pendidikan, serta memperkuat kedaulatan negara melalui diplomasi dan kemandirian, sambil membangun persatuan dan kesatuan internal lewat penghargaan terhadap keberagaman budaya dan menaati hukum.

ā€œIngat negara kita ini sangat majemuk, Negara menjamin kebebasan beragama, Indonesia memiliki berbagai sukuĀ  dan Bahasa daerah yang diikat dalam bahas persatuan Bahasa Indonesia, kita harus mampu mengedepankan sikap saling menghargai, toleransi, moderasi dalam rangka menjaga NKRIā€,jelasnya.

GM.Totok Hedi Santosa, juga mengingatkan perbedaan keyakinan, latar belakang budaya yang berbeda yang sangat rentan dengan konflik. Sebagai masukan dari sosialisasi ini tentu bagaimana kita dapat menjadi contoh untuk menjaga perdamaian, menjaga toleransi, saling menghormati perbedaan, para pemuda punya peran yang sangat strategis sebagai fungsi control ditengah situasi kehidupan bernegara seperti sekarang ini disekitar kita demi keutuhan NKRI. (nur)