Sieradmu.com Klaten â Sebanyak lima grup Hadroh tampil memukau dalam Festival Hadroh Ramadhan 1446 Hijriyah di aula Kantor DPD Partai Golkar, Kabupaten Klaten, Sabtu (22/3/2925). Festival yang diinisiasi Anggota DPRD Jawa Tengah, Anton Lami Suhadi ini dilaksanakan bekerjasama dengan Pengajian Al- Hidayah Klaten.
Kelima grup hadroh tersebut antara lain cengkir gading dari Kecamatan Jogonalan, Al-Fattah dari Kecamatan Prambanan, Burdah Suci dari Ponpes Al-Muttakin Pancasila Sakti, SIPB Al Pansa dan grup hadroh perempuan Nurusâsafaah dari Kecamatan Juwiring. Pembukaan juga dihadiri pengurus Pengajian Al-Hidayah, ketua ormas perempuan Partai Golkar, Wakil Ketua DPRD Klaten dari Partai Golkar, Bachtiar Joko Widagdo, anggota DPRD Klaten dari Fraksi Golkar Triyono dan lainnya.
Ketua Pengajian Al-Hidayah Klaten, Singgih Iswadhani, SH.MH mengatakan, Festival Hadroh ini baru kali pertama dilaksanakan, selain sebagai sarana syiar dakwah dibulan Ramadhan, kegiatan ini sekaligus sebagai ajang untuk menampilkan potensi seni hadroh, antusias peserta sangat menggembirakan terbukti lima grup yang tampil hari ini adalah hasil seleksi dari 30 grup hadroh yang mendaftarkan melalui seleksi online.
âAwalnya ada 30 grup yang mengikuti seleksi secara online dengan mengirimkan video penampilannya sesuai dengan Ketentuan lomba, kemudian panitia menseleksi menjadi lima grup yang kita tampilkan pada puncak Festival Hadroh kali iniâ,katanya.
Singgih menjelaskan, penyelenggaraan Festival Hadroh ini tidak lepas dari kepedulian salah satu anggota DPRD Jawa Tengah dari Partai Golkar, Anton Lami Suhadi yang sangat peduli dengan pelestarian kesenian islami seperti hadroh ini.
âKami berkeinginan Festival Hadroh ini akan kita selenggarakan kembali karena salah satu peserta mendapatkan piala bergilir yang nanti akan diperebutkan pada penyelenggaraan festival berikutnya oleh Pengajian Al-Hidayahâ,jelasnya.

Sekretaris Komisi C DPRD Jawa Tengah, Anton Lami Suhadi mengungkapkan jika kegiatan ini juga termasuk bentuk ikhtiar untuk menghidupkan kembali kesenian tradisional islami seperti Hadroh. Hal ini selaras dengan momentum bulan Ramadhan dengan menampilkan kesenian tradisional budaya islam di bulan penuh kemuliaan.
âKedepan upaya menghidupkan kembali kesenian tradisional masih terus kita laksanakan, sekaligus untuk menyampaikan pesan atau kebijakan pemerintah maupun tugasnya sebagai wakil rakyat di Daerah Pemilihan 7 Jawa Tengah meliputi Klaten, Sukoharjo dan Kota Surakarta.
Sementara itu berdasarkan penilaian dewan juri dari kelima grup hadroh yang telah menampilkan kemampuannya, terpilih grup hadroh Al-Falah dari Kecamatan Prambanan dengan penilaian tertinggi. Kelima group juga mendapatkan uang pembinaan dari Anton Lami Suhadi DPRD Jateng, Partai Golkar. (Nur)



























