Gubernur Jateng Tinjau Kesiapan Operasional Tol Solo-Jogja Jelang Puncak Mudik Lebaran
- account_circle Redaksi SieradMU
- calendar_month Jumat, 21 Mar 2025
- visibility 416
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sieradmumedia Klaten – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi meninjau kesiapan jalan tol Solo-Joga menyambut mudik lebaran 1446 H. Untuk kelancaran arus mudik maupun balik disiapkan jalur tol fungsional Prambanan-Purwomartani sepanjang 6,48 kilometer.
Di Gerbang Tol Prambanan, Gubernur Jawa Tengah mendapatkan penjelasan dari Direktur Utama PT Jasa Marga Solo-Jogja, Rudy Hardiyansah terkait kesiapan operasional jalan tol Kartasura-Klaten sepanjang 22 kilometer, Tol Klaten Prambanan sepanjang 8,6 kilometer dan Prambanan Purwomartani akan dioperasionalkan terbatas sepanjang 6,48 kilometer.
“Untuk mengantisipasi kemacetan pada Mudik Lebaran 2025, ruas yang sudah dioperasionalkan, yakni ruas Kartosuro-Klaten sepanjang 22 Kilometer. Kemudian Klaten-Prambanan sepanjang 8,6 kilometer akan dioperasikan penuh sebelum lebaran ini”,katanya.

Dijelaskan Rudy Saat ini, tol Klaten-Prambanan sudah layak difungsikan, tinggal menunggu surat dari Menteri PUPR, jalur Tol Prambanan-Purwomartani rencananya akan difungsikan dengan sangat terbatas, dengan satu jalur, yakni Jalur B. Selain itu, kendaraan yang lewat golongan satu. Rencananya dioperasionalkan dari 06.00 WIB sampai 18.00 WIB. Jam operasional dapat berubah, tergantung dari diskresi dari pihak kepolisian.
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi mengungkapkan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sudah siap untuk menyambut pemudik yang menuju dan melintasi Jawa Tengah. Persiapan infrastruktur seperti perbaikan jalan nasional, provinsi, dan kabupaten/kota, telah digenjot dengan maksimal selama kurang lebih dua pekan.
“Persiapan lain yang dilakukan antara lain rekayasa lalu lintas, layanan mudik gratis, hingga menstabilkan harga bahan pangan. Rekayasa lalu lintas yang dilakukan nanti, termasuk pemberlakuan one way pada waktu tertentu”,ungkapnya.
Ahmad Luthfie memperkirakan puncak arus mudik lebaran masuk Jawa Tengah diperkirakan terjadi pada 27-28 Maret 2025. Para pemudik yang akan masuk diwilayah Jawa Tengah dihimbau untuk mentaati aturan lalu lintas, manfaatkan rest area saat lelah berkendara dengan mngunjungi stand UMKM yang telah tersedia di beberapa rest area. (Nur)
- Penulis: Redaksi SieradMU
