Tanam Padi Serentak di Klaten, Gubernur Jateng Meminta Kepala Daerah Ikut Menjaga Stabilitas Produksi Pangan di Daerahnya
- account_circle Redaksi SieradMU
- calendar_month Rabu, 23 Apr 2025
- visibility 533
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
sieradmu.com Klaten – Gubernur Jawa Tengah hari ini (23/4/2025) memimpin gerakan tanam padi serentak di area persawahan Dukuh Karangturi, Desa Puluhan, Kecamatan Trucuk Kabupaten Klaten. Gerakan tanam padi serentak ini bagian dari upaya pemerintah dalam percepatan swa sembada pangan nasional.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bersama rombongan tiba dilokasi sekitar pukul 9.40 WIB, ikut mendampingi Kapolda Jateng, Irjen. Pol Dr. Ribut Hari Wibowo, Pangdam IV Diponegoro, Myjen TNI. Dedy Suryadi, Ketua DPRD Jateng, Sumanto, Sekda Provinsi Jateng Sumarno dan lainnya. Nampak hadir Bupati dan Wakil Bupati Klaten, Kapolres Klaten, AKBP. Nur Cahyo, Dandim 0723 Klaten, LETKOL INF. Slamet Hardianto, Kajari Klaten, Faisal Banu, Ketua PN Klaten, R.Aji Suryo dan lainnya.
Dlam kesempatan tersebut Gubernur bersama rombongan juga menyimak arahan Presiden RI, Prabowo Subiyanto dalam Gerakan Tanam Padi serentak di 14 Provinsi dimana dengan mengunakan mesin rice transplanter untuk menanam padi akan mempermudah dan mempercepat waktu panen padi bagi petani. Peningkatan produksi pangan itu sendiri akan bermanfaat serta menyukseskan program pemerintah dalam percepatan swasembada pangan nasional.
” Kita bangsa besar, kami akan bangga jika bangsa Indonesia bisa mencukupi kebutuhan negara lain bukan kita yang membutuhkan negara lain. Semua kekayaan dari bangsa Indonesia harus dinikmati oleh seluruh rakyat indonesia itu sendiri”,kata Presiden.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dalam kesempatan tersebut menyampaikan jika Provinsi Jawa Tengah sebagai Salah satu Provinsi Lumbung Pangan, untuk itu diharapkan para bupati dan walikota bisa menjaga stabilitas produksi pangan di daerahnya masing-masing.
“Saat ini kita akan menghadapi musim pancaroba, diharapkan agar semua instansi saling bersinergi dan bekerja sama sehingga segala permasalahan terkait dengan dampak perubahan musim ini dapat teratsi”,ujar GUbernur.
Menurut Gubernur, Gerakan Tanam Padi Serentak di 14 Provinsi dalam rangka sebagai wujud komitmen pemerintah dalam percepatan swasembada pangan nasional.(nur)
- Penulis: Redaksi SieradMU
