PCM Ngawen Lakukan Pembinaan Puluhan Tenaga Pendidik Sekolah Muhammadiyah
- account_circle Redaksi SieradMU
- calendar_month Minggu, 27 Jul 2025
- visibility 462
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sieradmu.com Ngawen – Majelis dikdasmen dan PNF PCM Ngawen, lakukan pembinaan secara intensif kepada seluruh pendidik dan tenaga kependidikan di bawah naungan PCM Ngawen, melalui pengajian tri wulan yang diselenggarakan di MI Muhammadiyah Pepe, Sabtu (26/7/2025).
Giyono, Kepala SMP Muhammadiyah 5 Ngupit, juga Ketua Panitia pelaksana dalam sambutanya menyampaikan, pengajian triwulan Ini merupakan sarana untuk bersilaturahmi antar guru dan karyawan AUM Pendidikan Cabang Ngawen dan menambah kemampuan guru dan karyawan dalam mengemban amanah mengelola AUM Pendidikan.
“Pembinaan akan di sampaikan oleh Bp. Agung Widodo, M.Pd. ( Wakil Ketua PCM Ngawen) ” Mari kita luruskan niat untuk melaksanakan tugas kita selaku pengelola AUM” katanya.
Anggota Majelis Dikdasmen dan PNF PCM Ngawen, Mursidi, mengajak seluruh guru dan karyawan Amal Usaha bidang pendidikan untuk selalu bersyukur, atas Amanah dan nikmat yang kita miliki saat ini. Bersyukur saat ini kita berada di Muhammadiyah, sebagai ladang amal kita berkhitmad di dunia pendidikan.
“Lakukan pegabdian secara kaffah di Muhammadiyah”. Kami berharap, AUM Pendidikan Ngawen siap dengan segala perubahan aturan atau kebijakan pemerintah , berkaitan dengan pelaksanaan penerapan Deep Learning di lingkungan sekolah Muhamamdiyah”,ucapnya.
Agung Widodo, M.Pd. Selaku Nara sumber, kali ini menyampaikan tentang Implementasi deep learning Pembelajaran mendalam di lingkungan Sekolah/Madrasah Muhammadiyah di Cabnag Ngawen, Agung Menjelaskan bahwa, saat ini tidak ada pergantian kurikulum melainkan hanya ada beberapa perubahan pada kurikulum merdeka.
“Ada beberapa hal yang perlu ditekankan sebagai pondasi utama dalam peenerapan pembelajaran mendalam dianataranya “ menekankan prinsip saling memuliakan dan mengedepankan adab sebelum ilmu”,ujarnya. (Ardhi)
- Penulis: Redaksi SieradMU
