Dukung Kenyamanan Angkutan Nataru 2027, KAI Daop 6 Mulai Lakukan Peningkatan Sarpras
- account_circle Redaksi SieradMU
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 18
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sieradmu.com Yogyakarta – KAI Daerah Operasi 6 Yogyakarta terus mempersiapkan keandalan prasarana jalan rel dan jembatan untuk menghadapi musim penghujan serta masa Angkutan Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru). Sejumlah pekerjaan perawatan dan peningkatan prasarana telah dan terus dilakukan di berbagai wilayah Daop 6 guna mendukung keselamatan, kelancaran, dan keandalan perjalanan kereta api.
Persiapan tersebut meliputi penambahan balas kricak, penggantian bantalan rel, penggantian wesel dan rel, hingga peningkatan konstruksi serta perbaikan elevasi jalur pada sejumlah jembatan. Pekerjaan dilaksanakan secara bertahap dengan memperhatikan kondisi prasarana dan kebutuhan operasional di lapangan.
Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menyampaikan bahwa kesiapan prasarana menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung operasional kereta api, khususnya ketika memasuki musim penghujan dan periode Angkutan Nataru yang berpotensi diikuti peningkatan mobilitas masyarakat.
“Persiapan prasarana jalan rel dan jembatan kami lakukan secara terencana melalui perawatan, penggantian komponen yang membutuhkan penanganan, serta peningkatan konstruksi di sejumlah titik. Upaya ini ditujukan untuk menjaga keandalan prasarana sehingga perjalanan kereta api dapat berlangsung dengan selamat, aman, dan lancar, terutama saat menghadapi tantangan cuaca pada musim penghujan dan peningkatan frekuensi perjalanan pada masa Angkutan Nataru,” ujar Feni.
Feni mengatakan, salah satu pekerjaan yang dilakukan adalah penambahan balas kricak berukuran 2–6 cm sebanyak 16.800 meter kubik di seluruh wilayah Daop 6 Yogyakarta. Hingga pembaruan terakhir, sebanyak 13.800 meter kubik telah terealisasi atau mencapai 82,14 persen. Selain itu, penggantian bantalan beton yang lama dengan bantalan beton baru sebanyak 2.500 batang juga terus dilakukan. Hingga saat ini, sebanyak 2.220 batang telah terpasang atau mencapai progres 88,8 persen. Sementara itu, penggantian 620 batang bantalan sintetis di wilayah Jenar, Delanggu, Sumberlawang, Palur, dan Kadipiro telah rampung 100 persen.

“Di sisi prasarana jembatan, dua unit jembatan baja di wilayah Solo dan Sragen telah selesai diganti menggunakan konstruksi box culvert. Selain itu, pekerjaan pengangkatan jembatan baja untuk perbaikan elevasi jalur pada lima jembatan dan drainase juga telah rampung 100 persen,” jelas Feni.
Feni menambahkan, KAI Daop 6 juga terus memantau kondisi prasarana di seluruh wilayah operasional serta melakukan penanganan sesuai kebutuhan teknis di lapangan. Pemantauan tersebut menjadi bagian penting untuk mengantisipasi potensi gangguan yang dapat dipengaruhi oleh curah hujan, kondisi tanah, maupun perubahan kondisi lingkungan di sekitar jalur rel dan jembatan. Koordinasi yang intens dengan BMKG juga dilaksanakan selama 24 jam.
Melalui rangkaian pekerjaan tersebut, KAI Daop 6 Yogyakarta berupaya memastikan kesiapan prasarana secara menyeluruh menjelang masa Angkutan Natal dan Tahun Baru. Kesiapan ini diharapkan dapat mendukung kelancaran perjalanan kereta api sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang menggunakan layanan kereta api selama periode libur akhir tahun. (nur)
- Penulis: Redaksi SieradMU
