Humanis Dramatis Penuh Haru, MBS Klaten Sambut Kedatangan Ratusan Santri Baru 2026/2027
- account_circle Redaksi SieradMU
- calendar_month 17 jam yang lalu
- visibility 140
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sieradmu.com Klaten – Pondok Pesantren Muhammadiyah (Muhammadiyah Boarding School) MBS Klaten secara resmi menyambut ratusan santri baru Tahun Ajaran 2026/2027 pada Ahad (19/7/2026). Ratusan santri yang berasal dari berbagai provinsi di Indonesia tersebut memulai perjalanan pendidikan mereka di lingkungan pesantren pencinta Al-Qur’an dengan penuh semangat dan antusias.
Sejak pagi, para santri baru bersama orang tua berdatangan ke lingkungan Kampus Induk MBS Klaten di jalan Sersan Sadikin Kompleks Masjid An-Nur, Sangkal Putung Klaten. Setelah proses kedatangan, para santri diarahkan menuju aula pelaksanaan penyambutan dari civitas MBS Klaten.
Ketua Panitia Penyambutan Santri Baru MBS Klaten, Ustadz Yahya Ilma melaporkan sebanyak 112 santri baru akan menjalani Pendidikan di pesantren. Dari jumlah tersebut sebanyak 62 santri dari jenjang Madrasah Tsanawiyah dan 50 santri baru dari jenjang Madrasah Aliyah MBS Klaten.
Dalam sambutannya, Mudir MBS Klaten, KH Muhammad Fachrudin Sasmita. L.C menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan di pesantren memerlukan sinergi yang kuat antara keluarga dan pesantren. Menurutnya, orang tua dan pesantren memiliki peran yang saling melengkapi dalam membentuk generasi muslim yang berilmu, berakhlak mulia, dan berkarakter sebagai generasi pencinta Al-Qur’an.
“Dengan sinergitas yang baik, ketaatan pada aturan pendidikan pesantren di MBS Klaten, Kami berharap kepercayaan yang diberikan oleh Ayah dan Bunda kepada MBS kami akan terus berikhtiar dalam mendidik, membimbing para santri serta berkomitmen akan memberikan hasil yang optimal,” katanya.
Dijelaskan konsep pendidikan di MBS Klaten mengintegrasikan mengintegrasikan kurikulum pesantren yakni pembinaan keislaman, kemuhammadiyahan, akademik, karakter, kepemimpinan, serta pengembangan potensi santri melalui berbagai program unggulan.
“MBS (Muhammadiyah Boarding School) Klaten berfokus pada pembentukan kader persyarikatan yang taat, berakhlak mulia, berilmu, mandiri, dan berprestasi hal ini dimplementasikan dalam kehidupan sehari hari selama dipesantren seperti pendisiplinan akhlaq, pembinaan aqidah, tahfidz quran serta penerapan kurikulum pemerintah dan pengembanga potensi santri”,jelasnya.
Untuk menyambut para asantri baru menuurtnya, berbagai persiapan telah dilaksanakan mulai dari kurikulum dan program kerja dalam setahun penguatan SDM para asatidz dengan menyelenggarakan in house training dan berbagai kesiapan lainnya.
“In House Training ini dilakukan untuk meningkatkan kompetensi Ustadz dan Utadzah dalam mengembangkan kurikulum dan metode pembelajaran yang inovatif, meningkatkan kemampuan guru dalam mengelola kelas dan meningkatkan kualitas pembelajaran, mutu Pendidikan serta meningkatkan kesadaran dan komitmen guru dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai pendidik”,pungkasnya.

Drama penyambutan santri baru selalu dirasakan para orang tua wali yang harus berpisah dengan putra putrinya selama menempuh Pendidikan di pesantren. Isak tangis harupun dialami sejumlah santri dan wali. Sepertihalnya yang dirasakan Ustadz Marwan Kholil, Dai muda asal Klaten yang telah mempercayakan Pendidikan putra putrinya di MBS.
“Hari ini saya ketiga kali mengantarkan anak memulai Pendidikan di MBS, anak pertama sudah lulus dan bias khatam 30 juz, anak kedua sekarang masih di MA MBS Klaten kelas IX dan anak ketiga Arhan Nabhan El-Quds hari ini masuk di MBS Klaten, saya percaya dengan hasil Pendidikan putra putri saya pertama kedua, kualitas Pendidikan di MBS sangat bagus utanya dalam penguatan karakter para santri”,ujar Marwan Kholil.
- Penulis: Redaksi SieradMU
