Sieradmu.com Klaten – Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) menjadi garda terdepan dalam mengamankan asset persyarikatan. Meski demikian KOKAM tidaklah alergi untuk menjalin sinergi dengan pemerintah.

Hal tersebut disampaikan Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Klaten, Andika Budi Riswanto pada malam refeleksi Milad KOKAM ke-60 di aula Gedung Dakwah Muhammadiyah Klaten, Selasa (30/9/2025)malam. Refleksi sekaligus ulang janji satya melati ini merupakan rangkaian awal kegiatan milad ke-60 KOKAM.

“KOKAM lahir pada 1 Oktober 1965 di Jakarta, sebagai respons atas situasi politik yang bergolak dan ancaman terhadap negara kesatuan Republik Indonesia, khususnya setelah peristiwa G30S/PKI. Pendirian KOKAM adalah langkah konkret Muhammadiyah dalam mendukung kedaulatan bangsa dan menentang gerakan komunisme, dengan tujuan menjaga agama, negara, dan keutuhan bangsa”,katanya.

Menuurtnya rangkaian kegiatan MIlad ke-60 KOKAM yang akan dilaksanakan diantaranya kegiatan sosial donor darah, devile dan apel akbar KOKAM di halama  Pendopo Pemkab Klaten serta memeriahkan Jambore Kokam Tingkat Jawa Tengah di Tegal pada 17-19 Oktober 2025.

Refleksi Milad ke-60 dengan mengusung tema “KOKAM Tangguh, Sinergi Menjaga dan Membangun Negeri “ disampaikan Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Klaten, Iskak Sulistya. Nampak hadir, Wakil Bupati Klaten, Benny Indra Ardhianto ketua atau perwakilan ortom daerah dan lainnya.

“Mewakili Pemerintah Kabupaten Klaten, kami mengucapkan selamat dan sukses Milad ke-60 KOKAM sebagai organisasi islam kepemudaan yang lahir di kalangan persyarikatan, semoga semakin maju dalam menjaga marwah Muhammadiyah dan menjaga keutuhan negara kesatuan republic Indonesia (NKRI)”,ucap Wakil Bupati Klaten.

Tidak hanya itu, KOKAM diharapkan terus bersinergi dengan ormas lainnya termasuk dengan Pemerintah Kabupaten Klaten meskipun tantangan kedepan semakin berat utamanya dio era digitalisasi. Seluruh kader KOKAM di KLaten hendaknya memperdalam literasi digital agar mampu menyesuaikan geraklan dakwah di era seperti sekarang ini.

“Dengan penguatan literasi digital untuk mendukung gerakan dakwah tentu KOKAM sebagai garda terdepan dalam mengantisipasi berbagai dampak negatif perkembangan tekhnologi, informasi dalam menjaga situasi Klaten dan bangsa Indonesia yang tetap kondusif “,pungkas Wabup. (Nur)