Ketua Partai Gerindra Klaten Sayangkan Pernyataan Budi Arie Yang Mengusik Pemerintahan Prabowo
- account_circle Redaksi SieradMU
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 34
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
sieradmu.com Klaten – Ketua DPC Partai Gerindra Klaten , Hariyanto menyoroti pernyataan Ketua Projo, Budi Arie, yang dinilai membangun narasi terkait keberlangsungan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan berpotensi menimbulkan kegaduhan.
Beliau menyayangkan munculnya pernyataan tersebut, pembahasan mengenai Pemilihan Presiden (Pilpres) masih terlalu dini, karena pemerintahan Prabowo-Gibran saat ini seharusnya mendapat ruang untuk menjalankan program-program pembangunan dan kesejahteraan rakyat.
“Narasi itu rasanya kurang tepat ditengah Prabowo-Gibran sedang melaksanakan program prioritas pembangunan, Kami sangat menyayangkan narasi itu”,katanya.
Ia menegaskan, jajaran kader Gerindra Klaten tidak akan terpengaruh oleh narasi politik tersebut dan memilih untuk memusatkan perhatian pada pengawalan program-program Presiden Prabowo agar dapat berjalan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Masyarakat saat ini membutuhkan stabilitas dan suasana yang kondusif. Kondisi politik yang aman dinilai penting agar pemerintah dapat bekerja secara optimal, sementara dunia usaha dan perekonomian dapat terus bergerak”,tegasnya.
Ia pun berharap, masyarakat lebih bijak dalam menyikapi berbagai pernyataan politik. Perbedaan pandangan merupakan bagian dari demokrasi, namun tidak seharusnya berkembang menjadi narasi yang berpotensi mengganggu persatuan dan fokus pembangunan.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak terburu-buru larut dalam pembahasan Pilpres. Sebab, mekanisme dan jadwal pelaksanaan pemilihan presiden telah diatur dalam sistem demokrasi Indonesia.Belum saatnya membahas Pilpres, masih jauh. Sekarang yang terpenting fokus mengawal program Pak Prabowo untuk kesejahteraan rakyat,” ucapnya kepada sieradmumedia, Selasa (25/8/2026).
Hariyanto mengungkapkan menjaga situasi tetap kondusif menjadi tanggung jawab bersama. Dengan kondisi yang stabil, pemerintah diharapkan dapat bekerja lebih tenang dalam menjalankan program pembangunan dan mendorong pertumbuhan ekonomi.
“Situasi kondusif dibutuhkan saat ini, supaya pemerintah bisa bekerja dengan tenang dan ekonomi tumbuh. Soal Pilpres, sudah ada aturannya, digelar lima tahun sekali, jadi ikuti saja aturan yang sudah ada,” pungkasnya. (Nur)
- Penulis: Redaksi SieradMU
