Keren, Mahasiswa UMS Kenalkan Inovasi Pengusir Nyamuk Berbahan Alami Citroguard 3in1 di CFD Klaten
- account_circle Redaksi SieradMU
- calendar_month 12 jam yang lalu
- visibility 46
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sieradmu.com Klaten – Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkenalkan CITROGUARD 3in1, inovasi produk yang dikembangkan sebagai obat nyamuk berbasis bahan alami sekaligus memiliki fungsi aromaterapi dan pengharum ruangan. Produk tersebutdiperkenalkan kepada masyarakat dalam kegiatan peluncuran di Car Free Day (CFD) Klaten, Minggu (23/8/2026)
Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk implementasi Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) bidang Kewirausahaan. Tim CITROGUARD 3in1 tidak hanyamemperkenalkan produk, tetapi juga melakukan sosialisasi dan edukasi kepada pengunjungmengenai penggunaan obat nyamuk serta pentingnya memilih produk yang nyaman digunakandalam aktivitas sehari-hari.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat diajak mengenal alternatif obat nyamuk berbasis bahan alami sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang lebih nyaman. Tim juga menjelaskan bahwa penggunaan produk pengusir nyamuk perlu memperhatikan keamanan dan kenyamanan pengguna, terutama dalam penggunaan sehari-hari di dalam ruangan. Antusiasme masyarakat Klaten terlihat dari ketertarikan pengunjung untuk mengetahuilebih lanjut mengenai CITROGUARD 3in1 dan mencoba produk yang diperkenalkan oleh tim.
“Alhamdulillah, kami sangat senang dan bersyukur dapat memperoleh pendanaan dari Kemdiktisaintek. Terlebih, proses ini kami jalani bersama teman-teman yang telah berjuang merealisasikan produk ini. Harapan kami, CITROGUARD 3in1 dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dengan menghadirkan alternatif produk pengusir nyamuk yang nyaman digunakan,” Kata Tri Astuti Rejeki HandayaniTrias, Ketua Tim PKM-K, CITROGUARD 3in1 UMS.
Menuurtnya CITROGUARD 3in1 dikembangkan oleh tim yang terdiri dari Tri Astuti Rejeki Handayani sebagai ketua dari Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, bersama dengan empat anggota lainnya yaitu Fatimah Amalia, Saniya Zulfa Riani Sari, Zahra Lu’lu’a Salsabila, serta Dinda Cahya Maghfirah dari Program Studi Pendidikan Biologi. Tim tersebut didampingi oleh dosen pembimbing dari FKIP Prodi Pendidikan Biologi, Ibu Endang Setyaningsih, S.Si., M.Si., Ph.D.
“Keunggulan CITROGUARD 3in1 terletak pada konsep “3in1”, yaitu menghadirkan tiga manfaat dalam satu produk: sebagai pengusir nyamuk berbahan alami, aromaterapi, dan pengharum ruangan. Keunggulan tersebut didukung oleh senyawa bioaktif yang terdapat dalam bahan penyusunnya, terutama senyawa volatil dari minyak atsiri serta eugenol yang banyak ditemukan pada cengkeh. Kulit jeruk juga mengandung komponen minyak atsiri, seperti limonene, sedangkan sereh kaya akan senyawa atsiri, seperti sitronelal, sitronelol, dan geraniol”,ucapnya.
Dijelaskan, Kombinasi senyawa tersebut menghasilkan karakter aroma khas dan berpotensi mendukung aktivitas penolak serangga. Di sisi lain, perpaduan aroma citrus dan herbal memberikan sensasi segar dan nyaman bagi pengguna. Dengan memanfaatkan bahan nabati, CITROGUARD 3in1 dikembangkan sebagai produk multifungsi yang tidak hanya ditujukan untuk membantu mengusir nyamuk, tetapi juga memberikan pengalaman aromatik yang nyaman di dalam ruangan.
“Program pengembangan CITROGUARD 3in1 merupakan bagian dari Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang memperoleh dukungan pendanaan dari Belmawa (Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan) serta Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong mahasiswa untuk mengembangkan kreativitas, inovasi, dan kewirausahaan yang memiliki manfaat bagi masyarakat”,jelasnya.
Dalam kegiatan peluncuran tersebut, tim CITROGUARD 3in1 tidak hanya memperkenalkan produk, tetapi juga melakukan sosialisasi dan edukasi kepada pengunjung mengenai penggunaan produk pengusir nyamuk serta pentingnya memilih produk yang nyaman digunakan dalam aktivitas sehari-hari. Masyarakat juga diajak mengenal alternatif produk pengusir nyamuk berbasis bahan alami sebagai salah satu upaya menghadirkan lingkungan yang lebih nyaman. Tim menjelaskan bahwa penggunaan produk pengusir nyamuk perlu memperhatikan aspek keamanan dan kenyamanan, terutama ketika digunakan dalam aktivitas sehari-hari di dalam ruangan.
“Antusiasme masyarakat Klaten terlihat dari ketertarikan pengunjung untuk mengetahui lebih lanjut mengenai CITROGUARD 3in1 serta mencoba produk yang diperkenalkan oleh tim. Interaksi langsung dengan masyarakat juga menjadi kesempatan bagi tim untuk memperoleh masukan sebagai bahan evaluasi dan pengembangan produk.
Dalam kesempatan tersebut, drg. Ana Riolina turut memberikan apresiasi dan semangat kepada Tim CITROGUARD 3in1 agar terus mengembangkan ide serta produk yang telah dirintis melalui program PKM.
Peluncuran di CFD Klaten menjadi salah satu langkah awal tim CITROGUARD 3in1 dalam memperkenalkan produk sekaligus memperoleh respons langsung dari masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, tim berharap inovasi yang dikembangkan melalui program PKM dapat terus disempurnakan dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. (nur/*)
- Penulis: Redaksi SieradMU
