Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » PENERAPAN MODEL BLENDED LEARNING SISWA SEKOLAH DASAR

PENERAPAN MODEL BLENDED LEARNING SISWA SEKOLAH DASAR

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 23 Jun 2022
  • visibility 1.264
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Munculnya wabah Covid-19 sangat berdampak pada kegiatan belajar mengajar di sekolah. Sebelum pandemi ini terjadi, proses kegiatan belajar mengajar dapat dilakukan tatap muka dengan aman dan nyaman. Akan tetapi dengan adanya pandemi dan anjuran dari pemerintah sistem pembelajaran yang biasanya dilakukan di sekolah kini berganti dengan sistem pembelajaran dari rumah atau yang lebih dikenal dengan istilah study from home (SFH). Oleh sebab itu, sebagai tenaga pendidik sudah seharusnya kita mempersiapkan sistem pembelajarann yang efektif dan inovatif agar proses pembelajaran di rumah dapat berjalan lancar dan efektif. Salah satu yang menjadi solusi tepat dalam pembelajaran jarak jauh menggunakan model pembelajaran Blanded Learning. Apa itu Blended Learning? Sepertinya kita sudah tidak asing dengan kalimat ini. Kalimat ini sudah sangat familiar khususnya dibidang pendidikan. Blened learning sendiri merupakan suatu metode pembelajaran yang menggabungkan pembelajaran secara konvenisonal dengan pembelajaran digital atau lebih tepatnya yaitu metode pembelajaran yang menggabungkan dua pembelajran yaitu secara tatap muka dan secara digital. Dalam pelaksanaan pembelajaran Blended Learning secara digital maka pembelajaran dilakukan dengan menggunakan berbagai macam aplikasi seperti Ruang guru, Class Room, Zoom, Google Doc, Google From, maupun melalui Grup Whatsapp.

Hal ini seperti yang terjadi di salah satu sekolah dasar di daerah kutorjo, tepatnya di SD N Bandung. Dalam pelaksanan pembelajaran di masa pandemi, sekolah ini menerapkan model Blended Learning. Dimana di dalam pelaksanaannya Guru memanfaatkan aplikasi melalui Whatshapp. Penggunaan aplikasi Whatshapp ini digunakan Guru untuk memberikan informasi mengenai materi yang akan dipelajari siswa, dimana dalam materi tersebut dapat berupa video ataupun audio. Kemudian, untuk penugasan sendiri Guru meminta siswa untuk mengirimkan hasilnya melaui Whatshapp pribadi milik Guru.Dalam hal ini, maka perlu juga peran dari orang tua untuk dapat membantu atau memantau anak-anaknya saat sedang belajar dirumah. Sedangkan, untuk pembelajaran secara konvensional atau tatap muka hanya dilakukan setiap 3 hari sekali itupun dilaksanakan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang berlaku, seperti menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

Dalam model Blended Learning ini, tentu terdapat kelebihan ataupun kekurangan dalam penerapan pembelajarannya. Salah satu kekurangan dari metode Blended Learning ini yaitu sulit atau tidak adanya akses internet, padahal dalam pelaksanaan model pembelajaran Blended Learning, internet menjadi salah satu faktor pendukung dalam pelaksanaan pembelajarannya. Dalam menangani masalah tersebut, biasanya orang tua memasang wifi yang berfungsi sebagai penyalur akses ke internet. Selain itu, tidak semua siswa memiliki handphone andorid maka hal ini, juga menjadi salah satu penghambat dalam pelaksanaan pembelajaran. Kemudian, kurangnya peran orang tua dalam mendampingi anaknya belajar, karena dalam hal ini ada beberapa orang tua yang beranggapan bahwa sekolah yang bertanggung jawab dalam pelaksanaan pembelajaran terhadap siswa. Padahal, dalam ini perlu juga tanggung jawab dari pihak orang tua. Namun, kelebihan dari model Blended Leaerningsendiri yaitu siswa secra tidak langsung dapat paham mengenai penggunan IT. Kemudian, dapat membentuk sikap kejujuran dan kemandirian terhadap siswanya. Selain itu, siswa juga dapat memiliki waktu yang luang dan dapat diisi dengan melakukan aktivitas atau kegiatan yang bermanfaat.

Ditulis Oleh:

1. Ananda Suci Kosasih
2. Arna Lestyana
3. Qomairoh Dinda Eva Zulaikha
4. Indah Kusumawati
5. Titi Anjarini, M.Pd.

Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Universitas Muhammadiyah Purworejo

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Razia Peredaran Miras Aparat Polres di Akhir Pekan, Ratusan Botol Disita

    Razia Peredaran Miras Aparat Polres di Akhir Pekan, Ratusan Botol Disita

    • calendar_month Minggu, 17 Nov 2024
    • account_circle Redaksi SieradMU
    • visibility 507
    • 0Komentar

    sieradmu.com Klaten – Polres Klaten bersama jajaran polsek melaksanakan Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) selama dua malam berturut-turut pada Jumat dan Sabtu, 15-16 November 2024. Patroli skala besar ini menyasar lokasi-lokasi rawan kenakalan remaja dan peredaran minuman keras (miras) di wilayah hukum Polres Klaten.Operasi dimulai dengan apel gabungan di halaman Mapolres Klaten, diikuti jajaran polsek yang […]

  • Jumlah Atlit Dipangkas, Klaten Targetkan Tiga Medali Emas dalam Peparperda Jateng 2025

    Jumlah Atlit Dipangkas, Klaten Targetkan Tiga Medali Emas dalam Peparperda Jateng 2025

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle Redaksi SieradMU
    • visibility 297
    • 0Komentar

    Sieradmu.com Klaten – Ratusan pelajar ramaikan Pekan Paralympic Pelajar Daerah (Peparpeda) Jawa Tengah 2025, di Sport Center NPCI Indonesia Kabupaten Karanganyar. Kontingen Kabupaten Klaten targetkan tiga medali emas dalam pesta olahraga disabilitas ini. Kontingen Peparpeda Jawa Tengah dari Kabupaten Klaten hari ini (19/8/2025) dilepas Pelaksana tugas Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar), Purwanto. […]

  • Bersama FGM, Bupati Klaten Ajak Muhammadiyah Selamatkan Gen-Z  Melalui Penguatan Pendidkikan Karakter

    Bersama FGM, Bupati Klaten Ajak Muhammadiyah Selamatkan Gen-Z Melalui Penguatan Pendidkikan Karakter

    • calendar_month 8 jam yang lalu
    • account_circle Redaksi SieradMU
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Sieradmu.com Klaten – Ribuan guru dan karyawan sekolah Muhammadiyah –Aisyiyah se-Kabupaten Klaten mengikuti kegiatan Silaturahmi Akbar dan Motivasi Pendidikan yang diselenggarakan Forum Guru Muhammadiyah Klaten di komplek Graha Bung Karno , Sabtu (18/4/2026). Bupati Klaten mengajak ormas islam Muhammadiyah untuk menanamkan pentingnya pendidikan karakter sebagai fondasi untuk menyelamatkan calon generasi emas bangsa dari dampak negatif […]

  • Serahkan Bantuan Benih Padi di Trucuk, Para Petani Berharap Yoga Hardaya Kelak Bisa Perjuangkan Kesejahteraannya!

    Serahkan Bantuan Benih Padi di Trucuk, Para Petani Berharap Yoga Hardaya Kelak Bisa Perjuangkan Kesejahteraannya!

    • calendar_month Jumat, 28 Jun 2024
    • account_circle Redaksi SieradMU
    • visibility 902
    • 0Komentar

    Sieradmu.com Klaten – Wakil Bupati Katen sore ini secara pribadi menyerahkan bantuan benih padi putri raja dn benih jagung untuk para petani di Kecamatan Trucuk dan sekitarnya. Yoga Hardaya siap mendengar keluhan dan memberikan solusi untuk meningkatkan kesejahteraan para petani di Klaten. Secara simbolis bantuan benih padi tersebut diserahkan Yoga Hardaya kepada perwailan Gapoktan yang […]

  • Raih Suara Sementara 52,5 % Hasil Real Count Internal Koalisi Merah Putih, Paslon Hamenang Benny Deklarasikan Kemenangan

    Raih Suara Sementara 52,5 % Hasil Real Count Internal Koalisi Merah Putih, Paslon Hamenang Benny Deklarasikan Kemenangan

    • calendar_month Rabu, 27 Nov 2024
    • account_circle Redaksi SieradMU
    • visibility 528
    • 0Komentar

    Sieradmu.com Klaten – Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo dan Benny Indra Ardhianto malam ini (27/11/2024) mendeklarasikan kemenangan Pilkada Klaten berdasarkan hasi real count yang dilakukan tim pemenangan koalisi merah putih. Hamenang Wajar Ismoyo mengatakan berdasarkan hasil real count tim pemenangan saat ini sudah 90 persen lebih dengan perolehan suara menyentuh […]

  • Membanggakan, Peringatan HSN, Ponpes MBS Klaten Runner Up Festival Budaya Santri 2025

    Membanggakan, Peringatan HSN, Ponpes MBS Klaten Runner Up Festival Budaya Santri 2025

    • calendar_month Minggu, 19 Okt 2025
    • account_circle Redaksi SieradMU
    • visibility 538
    • 0Komentar

    sieradmu.com – Pondok Pesantren Muhammadiyah, MBS Klaten terpilih sebagai runner up (juara kedua) Festival Budaya Santri dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2025 tingkat Kabupaten Klaten. Pesantren Para Pencinta Al-Qur’an ini menampilkan kolaburasi kreatifitas para santri yang menggambarkan kehidupan yang menyejukkan di pesantren. Sebanyak 65 kontingen peserta Festival Budaya Santri Kabupaten Klaten 2025 dilepas dari […]

expand_less