Transformasi Pertanian Modern di Klaten, FKUB Gandeng Mitra Perkenalkan Drone Multi Fungsi
- account_circle Redaksi SieradMU
- calendar_month Sabtu, 11 Okt 2025
- visibility 256
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sieradmu.com Klaten – Drone buatan korea yang terbang melakukan fogging, menyita perhatian para petani lokal di Victoria Garden Desa Sidowarno Kecamatan Wonosari Kabupaten Klaten Sabtu ( 11/10/2025 ).
Alat ini diperkenalkan PT Agro Sima Sida bersama Cheon Pung Korea dan FKUB Klaten kepada para petani lokal yang hadir dalam kegiatan bertajuk Teknologi dan Alam Bersinergi, Menuju Pertanian modern dan berkelanjutan.
Yudianto dari PT. Agro Sima Sida Jakarta mengatakan bahwa penerapan teknologi drone untuk penyemprotan hama padi dapat membawa banyak manfaat, penerapan teknologi drone dapat menyemprot area yang luas dengan cepat dan efektif, menghemat waktu dan tenaga petani.
Laksamana Pertama Purnawirawan Judijanto Staf Kusus Angkatan Laut yang hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan kehadiran tekhologi drone yang memiliki banyak fungsi ini sebagai upaya untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional melalui pertanian modern yang memiliki nilai efisiensi, ramah lingkungan dan memudahkan para petani serta meanarik minat petani millennial.
“Selain berfungsi untuk penyemprotan, drone ini juga memiliki fungsi untuk pemupukan dengan pupuk cair yang akan lebih tepat sasaran, bahkan drone ini juga dapat digunakan untuk fogging dan mengintai lahan yang berpotensi terserang hama dengan kamera resolusi tinggi yang dipasang”,katanya.
Klaten menururtnya menjadi tempat pertama dilakukan ujicoba alat pertanian modern ini, sebelum para petani melihat simulasi pengeoperasian drone untuk penyemprotan, tanam bibit dan fogging terlebih dahulu peserta mendapatkan materi terkait spesifikasi, fungsi, cara penggunaan yang diharapkan dapat menarik minat para petani untuk bertransformasi meningkatkan hasil pertanian melalui tekhnologi modern ini.
Ketua FKUB Klaten, Syamsudin Asyrafi mengungkapkan sudah saatnya pertanian di Klaten juga mengikuti perkembangan jaman baik secara tekhnologi maupun pengembangan sistem pertanian yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.
“FKUM mendorong bagaimana petani melaksanakan konsep pertanian modern yang ramah lingkungan untuk meningkatkan ahsil pertanian meskipun dengan berbagai kendala yang dihadapi seperti hama dan lainnya”,ucap Syamsudin. (nur)
- Penulis: Redaksi SieradMU
