Masuk Gelombang 2 Pemberangkatan, Ratusan Calhaj Klaten Ikuti Bimbingan Manasik Tingkat Kabupaten
- account_circle Redaksi SieradMU
- calendar_month Senin, 14 Apr 2025
- visibility 455
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sieradmu.com Klaten – Pada penyelenggaraan ibadah haji tahun ini , Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendapatkan kuota sebanyak 30.377 jemaah. Dari jumlah tersebut 902 diantaranya berasal dari Kabupaten Klaten.
Hal tersebut disampaikan Kepala Kantor Wilayah, Kementrian Agama Provinsi Jawa Tengah, Dr. H. Saiful Mujab dalam kegiatan Bimbingan Manasik Haji Tingkat Kabupaten Klaten yang berlangsung di Graha Bung Karno , Senin (14/5/2025). Dalam Bimbingan Manasik Haji yang dibuka Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo tersebut, Kakanwil Kemenag Jateng menyampaikan materi tentang Kebijakan Penyelenggaraan Haji Tahun 1446 H atau 2025 M.
“Untuk calhaj yang diberangkatkan tahun ini, sesuai dengan nomor urut porsi 28.510 jemaah, Jemaah haji prioritas lansia sebanyak 1.519 Jemaah, Petugas Haji Daerah sebanyak 258 Petugas dan Pembimbing KBIHU sebanyak 76 Jemaah, dari sisi karakteristik, jumlah calon jamaah haji di Jateng yang tergolong resiko tinggi sebanyak 28%,”katanya.
Dijelaskan Calon Jemaah haji dari Jawa Tengah akan diberangkatkan dalam dua gelombang, gelombang pertama mulai 2 Mei 2025. Saat ini persiapan untuk pelayanan para jamaah dikebut, mulai dari penyediaan asrama, souvenir sejumlah fasilitas lainnnya selama di tanah suci.

Kepala Kantor Kementrian Agama Klaten, Anif Solikhin mengungkapkan, untuk calon Jemaah haji dari Kabupaten Klaten masuk gelombang dua pemberangkatan dari SOC Solo, mereka tergabung dalam empat Kloter yakni kloter 74, 75,76 dan 77.
“Bimbingan ini dilaksanakan selama tiga hari termasuk simulasi praktik untuk memberikan bekal, wawasan, tentang tata cara pelaksanaan ibadah haji dan umroh, dilaksanakan Kemenag Klaten berkolaburasi dengan Yayasan Jamaah Haji, Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Klaten serta forum Komunikasi KBIHU di Klaten”,ungkapnya.
Sementara itu Sekretaris Umum Yayasan Jamaah Haji Kabupaten Klaten, Drs. H. Sunarto, M.Hum berharap penyelanggaraan bimbingan manasik haji yang dilaksanakan dengan bersinergi ini dapat menguatkan ukuwah Islamiyah atau kebersamaan terhadap seluruh komponen yang terkait dengan pelayanan penyelenggaraan ibadah haji dan seluruh calon jamaah haji di Klaten.
“Untuk para calon jamaah tentu harus menjaga kondisi kesehatan mulai sekarang, karena perjalanan ibadah haji membutuhkan kondisi fisik yang sehat dan kuat, menjalankan rukun wajib dan sunnah haji sesuai dengan tata cara yang diajarkan melalui KBIHU masing-masing, dan untuk materi manasik kali ini, nanti juga akan disampaikan kaitannya filosofi, perbedaan-perbedaan dalam pelaksanaan ibadah haji oleh KH Muklish Hudaf dari Yayasan Jamaah Haji Klaten besok “,ucapnya.
Melalui kegiatan ini menurutnya, Yayasan Jamaah Haji Klaten hadir dalam memberikan pelayanan bagi para Jemaah mulai dari bimbingan manasik hingga menjaga kemabruran haji sesuai dengan visi dan misi yayasan jamaah haji Klaten. (Nur)
- Penulis: Redaksi SieradMU
