Euforia Warga Dukuh Gudang Sumberejo Rayakan HUT Ke-80 RI, Kenakan Kostum Jadul
- account_circle Redaksi SieradMU
- calendar_month Minggu, 17 Agt 2025
- visibility 439
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
sieradmu.com Katen – Warga Dukuh Gudang , Desa Sumberejo , Kecamatan Klaten Selatan, mulai dari anak-anak sampai emak-emak kompak mengikuti upacara bendera dalam rangka memperingati HUT-RI yang ke-80, yang menyita perhatian mayoritas peserta memakai pakaian khas tempo dulu, pada Minggu (17/8/2025).
Sejak pagi pukul 08.00 WIB, para warga terlihat sudah berdatangan memadati area upacara di lapangan Voli RT, 01,02,03, RW 9 Dukuh Gudang, ada yang mengenakan baju lurik, pakaian ala pejuang, noni-noni belanda, kaum santri, rakyat jelata, sampai cosplay ala pahlawan kemerdekaan. Nampak puluhan peserta juga mengenakan dengan kostum bertema jadul, yang ia pakai dari rumah.
“Dalam rangka memperingati HUT RI ke-80 ini, kami bersama warga melaksanakan upacara sekaligus pengibaran bendera secara unik sederhana namun penuh makna, sebagai ungkapan rasa syukur atas kemerdekaan bangsa Indonesia yang telah berusia 80 tahun”,kata Bambang Suprapto selaku inspektur upacara.

Dijelaskan mengenai pakaian adat, kepahlawanan sebagai pengingat perjuangan dulu di tahun 1945 sekaligus melestarikan pakaian adat tradisional atau pakaian zaman dulu agar tetap terjaga dan tidak terkikis oleh perkembangan zaman. Setiap tahun warga selalu mengadakan upacara bendera. Sebagai bentuk rasa syukur atas kemerdekaan yang sudah diperjuangkan mati-matian oleh para pahlawan terdahulu. Ini adalah tahun keempat penyelenggaraan.
“Kita tinggal mengisi dan meneruskan saja, maka dari itu momen ini harus kita rayakan sebagai bentuk penghormatan setinggi-tingginya kepada para pejuang 45. Serta tak lupa juga kita berikan hadiah doa, kepada para pahlawan yang telah gugur di medan perang,” jelasnya.
Bambang yang juga sebagai Ketua RW 9 ini mengungkapkan, para warga harus berterima kasih kepada para pahlawan yang telah berhasil mengusir para penjajah dari tanah air, sejak 80 tahun yang lalu.
“Dalam upacara ini panitia juga memberikan penghargaan kepada 10 peserta pengguna kostum dengan tema jadul yang terbaik. Penghargaan diberikan dalam 4 kategori generasi, yakni pemuda laki-laki, pemuda wanita, orang tua laki-laki dan orang tua wanita atau emak-emak”,ungkapnya.
Sumarsono, salah satu tokoh masyarakat di RW 9 Dukuh Gudang merasa bangga dengan semangat kebersamaan warga di RW 9 yang telah begitu hidmat mengikuti upacara sekaligus bergembira dalam menyambut perayaan HUT ke-80 RI.
“Ini cara kami mencintai tanah air, memupuk rasa kebersamaan, kegotong royongan serta berbuat yang terbaik untuk bangsa dan masyarakat sekitar kita”,pungkasnya. (Nur)
- Penulis: Redaksi SieradMU
