Pembukaan Musda XI DPD Golkar Klaten Jadi Ajang Saling Roasting Politisi Senior Parpol
- account_circle Redaksi SieradMU
- calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
- visibility 410
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sieradmu.com Klaten – Musyawarah Daerah (Musda) XI, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Klaten menjadi ajang saling roasting antar poliotisi partai politik di kota bersinar. Namun suasana berakhir dinamis ketika Golkar Klaten menyatakan komitmennya untuk mendukung pemerintahan Hamenang-Benny dalam membangun Klaten lebih maju dan berkelanjutan.
Momentum saling me-Roasting diawali ketika, Ketua DPD Golkar Kabupaten Klaten, Yoga Hardaya menyampaikan sambutan diakhir masa jabatannya. Dengan candaan yang menghibur beliau menyapa Bupati dan Wakil Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo dan Benny Indra Ardhianto serta para ketua partai politik yang menjadi rival dalam Pilkada 2024.
“Para politisi senior ketua parpol yang disebelah kanan itu dulu memusuhi saya dalam Pilkada, dalam hal pertarungan politik itu menjadi hal yang biasa”,kata Yoga sambal mengarahkan pandangan kepada deretan para pimpinan parpol yang hadir di Grand Tjokro Hotel, Kamis (12/9/2025).
Benny Indra Ardhianto menurut Yoga sebenarnya tidak terlalu berminat bertarung di dunia politik, namun yang bersangkutan dipaksa bapaknya (Hariyanto Ketua DPC Gerindra) karena memiliki banyak uang. Sementara kain yang diberikan istri kepada Hamenang yang waktu itu menjabat sebagai ketua DPRD yang sering dipakai di acara politik justru semakin memudahkan untuk memenagkan Pilkada Klaten kemarin.
“Itu kebetulan saja, meskipun kami kalah namun suara nya mencapai 200 ribu lebih, nomor urutnya 1 tetapi tidak jadi”,ucap Yoga.
Lebih lanjut dijelaskan, momentum ini menjadi kesempatan terakhir dirinya memimpin partai Golkar Klaten. Selain memberikan kesempatan adanya regenerasi kepemimpinan di Partai Golkar Klaten juga diminta membantu Ketua DPD Golkar Jawa Tengah di kepemimpinan Muhammad Saleh yang ahdir membuka janag persmusyawaratan tertinggi di DPD Golkar Klaten.
“Musda saat ini berjalan lebih dinamis tidak mengerikan, dari DPD Jateng memfasilitasi, mendorong untuk terjadinya musyawarah mufakat hingga akhirnya secara aklamasi dari 4 kandiddat bakal calon ketua DPD Golkar Klaten yang paling memenuhi persyaratan adalah Basuki Efendi”,jelasnya.
Sementara itu roastingan yang menggelitik disampaikan Hamenang Wajar Ismoyo yang menyampaikan sambutan dalam kapasitas sebagai Bupati Klaten yang diundang pada pembukaan Musda XI.
“Pak Yoga ini merupakan senior saya yang memiliki banyak pengalaman di dunia politik sampai hangabei, benar tidak bapak ibu”,ucap Hamenang yang disambut hangat di lokasi pembukaan Musda XI Partai Golkar Klaten.
Dirinya juga membenarkan jika telah menerima kain yang kemudian dijadikan jas, dikenakan di berbagai kegiatan termasuk politik.
“Benar dulu saya menerima kain dan dijadikan jas, ternyata ini menjadi tameng saya saat berkompetisi di Polkada Klaten kemarin”,ucapnya dengan nada canda.
Diakhir pembukaan musda suasana tetap dinamis, DPD Golkar Klaten menyatakan kesiapannya untuk mendukung program pemrintah sekaligus Pemkab Klaten untuk menjadikan Klaten semakin maju dan berkelanjutan. (Nur)
- Penulis: Redaksi SieradMU
