Bersaing Ketat Dengan Jateng, DIY Raih Juara Umum OlympicAD VIII, Klaten Raih 8 Medali Emas
- account_circle Redaksi SieradMU
- calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
- visibility 490
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sieradmu.com Makassar – Olimpiade Ahmad Dahlan VIII yang berlangsung di Balai Sidang Muktamar Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar secara resmi ditutup Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Sabtu (14/2/2026)siang.
Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) ditetapkan sebagai juara umum pertama pada OlympicAD VIII Makassar. Disusul Kontingen Provinsi Jawa Tengah (Jateng), Jawa Timur (Jatim), Sulawesi Selatan (Sulsel), dan Lampung.
Pengumuman disampaikan pada penutupan ajang Olimpiade Ahmad Dahlan (OlympicAD) VIII di Universitas Muhammadiyah Makassar, Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Hasil ini merupakan rekapitulasi resmi panitia berdasarkan akumulasi poin dari seluruh cabang lomba yang dipertandingkan selama tiga hari.
Ketua Panitia Pusat Prof. Baharuddin mengatakan bahwa penetapan juara umum dilakukan setelah seluruh nilai diverifikasi dan disahkan oleh dewan juri.
“DIY menempati posisi puncak klasemen akhir setelah mengumpulkan poin tertinggi dari berbagai cabang akademik dan non kademik,” ungkapnya.
Konsistensi perolehan medali di sejumlah kategori menjadi faktor penentu keberhasilan kontingen tersebut. Jateng berada di posisi juara umum kedua dengan selisih poin dari DIY. Kontingen ini menunjukkan performa stabil dan mampu bersaing ketat hingga hari terakhir pelaksanaan lomba.
Jatim menyusul di peringkat ketiga dengan kontribusi poin signifikan dari beberapa cabang unggulan. Perolehan tersebut menempatkan Jatim di bawah Jateng dalam klasemen akhir. Sulsel meraih posisi juara umum keempat setelah mengumpulkan poin dari berbagai kategori lomba.
Sebagai tuan rumah, Sulsel tampil kompetitif dan mempertahankan posisi lima besar. Lampung melengkapi daftar lima besar dengan menempati juara umum kelima. Kontingen ini tetap menunjukkan daya saing di tengah persaingan antardaerah yang berlangsung ketat.

OlympicAD VIII diselenggarakan oleh Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal Pimpinan Pusat Muhammadiyah (Dikdasmen PNF PP Muhammadiyah).
“Ajang ini menjadi wadah kompetisi nasional bagi peserta didik Muhammadiyah dari berbagai provinsi,” harapnya.
Salah satu pendamping Kontingen Kabupaten Klaten, Angga Chrisna Widyanto, S.E., S.Kom., melaporkan jika kontingen Kabupaten Klaten telah berhasil meraih 8 emas, 10 perak dan 10 perunggu dalam ajang OlympicAD VIII Makassar.
“Untuk medali emas dari kontingen OlympicaAD Klaten diraih dari cabang musik akustik dari SD Muhammadiyah Rabbani, Film indie dari SD Muhammadiyah Tonggalan, Best practice Kepala Sekolah Agus Wibawanta, S.Pd. M.Pd, Best Practice Kepala Sekolah, Sri Joko Purwanto, Best Practice Kepala Sekolah, Yuni Wijayanti, cabang MFQ dari SD Muhammadiyah Rabbani, Design web – diraih Robby Surono dari SMK Muh 2 Klaten Utara dan cabang Fashion – diraih Aryada dari SMK Muh 1 Jatinom.
Dijelaskan, untuk medali perak dari Klaten diraih antara lain Desain Poster dari SMA Muhammadiyah 1 Klaten, Desain Poster, SMK Muhammadiyah 2 Klaten Utara, Desain Poster dari SMK Muhammadiyah 2 Jatinom, cabang Robotik dari SMP Muhammadiyah 1 Klaten, Bisnis plan dari SMK Muhammadiyah Delanggu, Robotik dari SMP IPK Muhammadiyah Delanggu, Fahmil Qur’an dari MA MBS Klaten, Kaligrafi dari SMK Muhammadiyah Cawas E-Sport dari SMK Muhammadiyah 1 Prambanan dan TKRO dari SMK Muhammadiyah 2 Jatinom.
“Untuk medali perunggu diraih dari cabang News Reading, SMA Muhammadiyah 1 Klaten, Dakwah digital dari SDIT Muhammadiyah An Najah Jatinom, Film indie – SD Muhammadiyah Rabbani, KTI – SMK Muhammadiyah 1 Klaten Utara, Kaligrafi – SMP Muhammadiyah 1 Klaten, Musikalisasi puisi dari SMK Muhammadiyah 3 Klaten Utara, Tahfidz dari MA MBS Klaten, Film pendek dari SMK Muhammadiyah 2 Jatinom, Majalah sekolah dari SD Muhammadiyah Rabbani dan cabang majalah sekolah dari MIM Basin”,jelasnya. (nur)
- Penulis: Redaksi SieradMU
