Ratusan Warga Kecemen Terima Pencairan BLT Cukai Tembakau, Penerima Manfaat Turun 50% Lebih
- account_circle Redaksi SieradMU
- calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
- visibility 171
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
sieradmu.com Klaten – Ratusan warga Desa Kecemen , Kecamatan Manjstengo terliat riang setelah menerima pencairan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) 2025. Para penerima manfaatpun merasa terbantu dengan adanya BLT yang sudah ditunggu tunggu .
Informasi yang dihimpun sieradmu.com pada Jum,at pagi (21/11/2025) , para penerima manfaat nampak mulai berdatangan menuju mobil kas layanan Bank Klaten untuk mengambil BLT yang sudah bisa dicairkan oleh pemerintah. Berjalan tertib dan lancar , Satu persatu warga mendapatkan pelayanan dari petugas Bank Klaten .
Sekedar informasi, Berdasarkan data dari Dissos P3APPKB Klaten, bahwa total dana BLT yang disalurkan tahun ini mencapai Rp8,622 miliar. Dana tersebut diberikan kepada 7.185 buruh tani tembakau yang seluruhnya berdomisili di Klaten dan tercatat belum mendapatkan BLT DBHCHT dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Setiap penerima mendapat Rp300 ribu per bulan selama empat bulan. Jadi total bantuan yang mereka terima adalah Rp1,2 juta,m untuk periode pencairan September hingga Desember 2025 .
Kepala Desa Kecemen, Kecamatananisrenggo, Sri Rambati mengatakan dari jumlah ribuan penerima manfaat BLT DBHCHT ada 118 diantaranya warda kami dari luas lahan pertanian di Desa Kecemen mencapai 107 hektar. Untuk tahun ini warga penerima manfaat BLT DBHCHT mengalami penurunan 50% lebih, pada tahun lalu ada 227 warga penerima manfaat.
“Proses pencairan dilakukan melalui rekening Bank Klaten dengan baik. Penerima bantuan cukup membawa buku tabungan dan dua lembar fotokopi KTP saja kemudian petugas memberikan BLT sebesar 1,2 juta”,katanya.
Menurutnya warga sangat terbantu dengan adanya bantuan ini, mengingat pada awal musim hujan para petani sangat membutuhkan biaya untuk operasional tanam, mulai dari membajak, benih hingga pupuk.
“Warga dan para tenai sangat terbantu dengan adanya BLT dari cukai tembakau ini, harapannya bisa mendukung program ketahanan pangan khsusunya diwilayah Desa Kecemen”.ucap Kades.
Welas (60) petani di desa setempat mengaku bahagia mendapatkan rapelan BLT Cukai Tembakau dari pemerintah. Dia mengaku bantuan yang diterima akan digunakan untuk mengagrap sawah karena beberapa kali mengalami gagal panen. (Nur)
- Penulis: Redaksi SieradMU
