Perkuat Sinergi Dalam Layanan JKN, Dirut BPJS Kesehatan Beraudiensi Dengan Pengelola RSMA di Delanggu
- account_circle Redaksi SieradMU
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 35
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sieradmu.com Klaten – Direktur Utama BPJS Kesehatan Republik Indonesia, Mayjen (Purn) Dr. dr. Prihati Pujowaskito, Sp. JP (K), FIHA, M.M.R.S melakukan audiensi dengan pengelola RS Muhammadiyah Dan Aisyiyah Jawa Tengah dan DIY di Aula RSU PKU Muhammadiyah Delanggu, Jum’at (29/5/2026). Pertemuan ini sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergitas dalam pengelolaan program jaminan kesehatan nasional.
Audiensi dihadiri pengelola fasilitas layanan kesehatan Rumah Sakit Muhammadiyah dan Aisyiyah di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta termasuk sejumlah rumah sakit holding RS Muhammadiyah Delanggu,Klaten. Nampak hadir mendampingi, Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan BPJS Kesehatan, Abdi Kurniawan Purba, Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan Akmal Budi Yulianto, Direktur Holding Rumah Sakit Muhammadiyah Delanggu, Muhammad Makmun Syukri, Ketua PWM Jateng, KH Tafsir, Bupati Klaten yang diwakili Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM), Slamet, Pimpinan PDM Klaten, PCM Delanggu dan lainnya.
“Audiensi ini dilaksanakan untuk meningkatkan kerjasama sehingga pelaksanaan pelayanan kesehatan berkualitas yang dibutuhkan peserta itu dapat berjalan dengan lancar dan diusahakan peserta terlindungi jaminan kesehatannya terlindungi”, kata Dirut BPJS Kesehatan RI, Prihati Pujowaskito.
Dijelaskan hingga saat ini kepesertaan BPJS Kesehatan sudah mencapai 285 juta atau 80% dari total penduduk di Indonesia, sedang pengeluaran per tahunnya pada 2025 kemarin mencapai Rp. 190 triliun. Sedangkan RSMA hampir seluruhnya sudah bekerjasama dengan BPJS Kesehatan.
“Dari total 3200 RS di Indonesia 126 diantaranya merupakan rumah sakit yang dikelola Muhammdiyah , harapannya seluruh RSMA yang sudah memnuhi syarat dapat bekerjasama dengan BPJS Kesehatan”,jelasnya.
Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah, Dr. KH. Tafsir, M.Ag menyatakan jika Muhamamdiyah dan Aisyiyah terus berkontribusi dalam mendukung program pemerintah dibidang layanan kesehatandengan banyaknya rumah sakit yang dikelola dan sebagian besar sudah bekerjasama dengan BPJS.
“Pertemuan ini sebagai sarana untuk menguatkan sinergitas sekaligus sebagai ruang dialog untuk mengatasi hambatan yang terjadi di RS Muhammadiyah dan Aisyiyah di Jawa Tengah dan DIY terkait layanan JKN bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, kadang yang terhadi adalah beda pemahaman antara pihak RS dengan BPJS Kesehatan”,ucapnya.

Sementara itu Direktur Holding RS Muhamamdiyah Delanggu, dr. Muhammad Makmun Syukri dalam kesempatan tersebut menyampaikan perkembangan layanan RSMA di Jateng DIY termasuk 6 RS yang jadi binaan Holding RS Muhammadiyah Delanggu.
“Kami berkomitmen terus meningkatkan standarisasi mutu pelayanan disleuruh RSMA di Jawa Tengah dan DIY sesuai dengan kebijakan atau regulasi dari BPJS Kesehatan, dengan audiensi ini tentu perbedaan pemahaman antara RS dengan BPJS Kesehatan dapat diharmonisasikan utamanya kaitannya dengan klaim”pungkasnya.
Dalam kesempatan tersebut Direktur Utama BPJS Kesehatan Republik Indonesia, Prihati Pujowaskito juga menyempatkan untuk melihat sejumlah fasilitas layanan kesehatan di RSU PKU Muhammadiyah Delanggu. (Nur)
- Penulis: Redaksi SieradMU
