Namanya Muncul Sebagai Penerima Penghargaan The Best Indonesia Leader Award 2025, Begini Reaksi Kades Ponggok
- account_circle Redaksi SieradMU
- calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
- visibility 236
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sieradmu.com Klaten – Forum Peduli Prestasi Bangsa (FPPB) untuk kesekian kalinya menggelar acara Penghargaan The Best Indonesia Leader Award 2025 di Nakula Sadewa Room Alam Indah Hotel & Resto Semarang, Jum’at (24/10/2025). Salah satu penerimanya adalah Junaedhi Mulyono untuk kategori Inovasi Pengembangan Desa Wisata.
Adi Kusnadi Ketua FPPB mengatakan tujuan penghargaan ini adalah untuk memberikan apresiasi kepada para pemimpin yang telah memberikan kontribusi signifikan bagi kemajuan bangsa dan masyarakat.
“FPPB akan memberikan penghargaan kepada para pemimpin yang telah menunjukkan kepemimpinan yang luar biasa, inovasi, dan komitmen terhadap pembangunan nasional. Adapaun kriteria penilaian meliputi aspek kepemimpinan, visi, dan dampak positif bagi masyarakat”,katanya, kemarin (24/10/2025).
Menurutnya ada 14 tokoh yang menerima penghargaan dari FPPB dalam malam penganugerahan tahun ini dari berbagai kalangan, pejabat publik dan lainnya dari berbagai kategori seperti inovasi pelayanan public, Kategori Inspiring Professional and Leadership serta Kategori Leadership & Professional Lawyer.
“Awards ini sebagai bentuk apresiasi kami terhadap para pemimpin yang telah bekerja keras untuk memajukan bangsa dan masyarakat dan Kami berharap penghargaan ini dapat menjadi motivasi bagi para pemimpin lainnya untuk terus berinovasi dan memberikan kontribusi bagi kemajuan Indonesia”,ucapnya.
Kepala Desa Ponggok, Junaedhi Mulyono membenarkan jika dirinya masuk dalam 14 nama penrima penghargaan The Best Indonesia Leader Award 2025 yang digelar FPPB. Namun demikian yang bersangkutan tidak dapat menghadiri malam penganugerahan karena suatu hal.
“Ya saya kemarin beberapa kali dihubungi dari pantia untuk melakukan konfirmasi apakah bisa hadir di Semarang dalam acara malam penganugerahan, karena suatu hal saya tidak dapat hadir dalam acara tersebut”,katanya, Sabtu (25/10/2025).
Jauh sebelumnya menurut Kades, dari FPPB meminta data terkait company profile, video pengembangan desa wisata Ponggok, termasuk keberhasilan selama menjabat sebagai Kepala Desa, kemampuannya mengubah potensi alam sumber mata air menjadi desa wisata yang berkembang pesat, meningkatkan kesejahteraan warga, dan menjadi contoh model desa mandiri secara nasional. Keberhasilan ini dicapai melalui pengelolaan yang baik oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Tirta Mandiri, pemanfaatan teknologi dan media sosial untuk promosi, serta program pemberdayaan masyarakat.
“Dari data dan video yang kami kirimkan, selanjutnya dari FPPB memberikan undangan kepada saya untuk menerima penghargaan untuk kategori Inovasi Pengembangan Desa Wisata”, ucap Kades.
Junaedhi Mulyono juga mengucapkan terima kasih atas penghargaan yang diterima dari FPPB meskipun sebenarnya dalam pengembangan Desa Ponggok masih jauh dari kesempurnaan dan masih ada beberapa hal yang perlu dilakukan pembenahan. (Nur)
- Penulis: Redaksi SieradMU
