Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Featured » AMPERA Tuntut Bupati Klaten Lakukan Langkah Konkret Penanganan Krisis Sampah di TPA Troketon

AMPERA Tuntut Bupati Klaten Lakukan Langkah Konkret Penanganan Krisis Sampah di TPA Troketon

  • account_circle Redaksi SieradMU
  • calendar_month Rabu, 14 Mei 2025
  • visibility 3.291
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

sieradmu.com.Klaten –  Ratusan warga Klaten yang mengatasnamakan Aliansi Warga Klaten  Peduli TPA troketon (AMPERA) melakukan aksi damai menuntut Bupati Klaten segera menangani persoalan sampah yang banyak menimbulkan dampak ribuan warga sekitar.

Pantauan Sieradmu.com peserta aksi menggelar orasi didepan pintu masuk gedung DPRD Klaten dengan membawa spanduk dan sejumlah poster bertuliskan kritikan linerja Bupati dan jajarannya dalam mengatasi persoalan sampah Troketon  yang didirikan Pemkab sejak tahun 2016.

Dalam orasinya salah satu peserta aksi mengatakan  keberadaan TPA Troketon secara fungsional telah mampu menampung sampah 140 ton perhari dari semua kecamatan di Klaten. Meski demikian keberadaan TPA Troketon telah memberikan dampak krisis lingkungan yang signifikan.

“Kami tidak butuh Bupati Muda yang hanya bisa cepat menangani polisi tidur karena terlanjur viral di media, Kami Butuh Bupati yang bisa secepatnya menangani polemik dampak krisis adanya TPA di Troketon”,kata salah satu peserta orasi.

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo pun langsung menemui peserta aksi, disampingi wakilnya Benny Indra Ardhianto beberapa perwakilan peserta aksi untuk duduk bersama menyampaikan persoalan di ruang sidang paripurna DPRD Klaten.

Sekretaris AMPERA Klaten Suhardi Wiyanto Terdapat tiga aspek dampak yang dirasakan warga diantaranya berdampak pada krisis lingkungan, krisis kesehatan atau penurunan kualitas kesehatan warga, dan penurunan pendapatan warga terdampak. Salah satu dampak lingkungan yang dirasakan bau menyengat di 3 kecamatan yang tersebar di 13 desa. Terdapat 3 desa di Kecamatan Pedan terdapat 3 desa terdampak seperti Desa Kaligawe, Kalangan dan Desa Troketon. Kecamata terdampak lainnya adalah Kecamatan Juwiring yang tersebar di desa Juiwiran, Sawahan, Bulurejo, Jaten, Juwiring, Tanjung, Kenaiban Kwarasan dan Ketitang. Totalnya terdapat 8 desa di Kecamatan Juiwaran. Sementara kecamatan terakhir berada di Kecamatan Ceper tepatnya di desa Ngawonggo. Bau menyengat yang menyerang 13 desa di 3 Kecamatan tersebut dibarengi dengan semakin merebaknya lalat hijau di Kalangan dan Kaligawe”,katanya, Rabu (14/5/2025).

“Selain merebaknya lalat, menurutnya terdapat temuan dari AMPERA bahwa di Desa Kalangan dan Kaligawe terdapat tumpahan lindi yang tidak terkelola sehingga mencemari sumber air warga di dua desa tersebut. Sumber air yang tercemar tersebut memunculkan berbagai penyakit seperti, penyakit kulit dan pencernaan. Apabila dibiarkan dapat berdampak serius pada kesehatan warga. Dampak krisis lingkungan akibat adanya TPA yang tidak dikelola oleh Pemkab Klaten tersebut juga berdampak pada penghasilan warga yang rata-rata matapencahariannya adalah petani mengalami dampak signifikan yang berpotensi merugikan warga. Terdapat temuan adanya gagal produksi usaha kecambah di Dukuh Botokan, Desa Kalangan akibat tercemar air lindi yang tidak dioleh. Dampak lain yang dirasakan warga adalah kegagalan produksi yang dirasakan oleh warga yang lahannya berada di Selayan dan Utara TPA Troketon. Air lindi yang dibiarkan meluber ke irigasi warga telah merugikan ekonomi petani sekitar. Selain petani, adanya TPA Troketon juga berdampak pada penurunan pendapatan warga yang mengelola warung di sekitar TPA. Buruknya kualitas lingkungan di sekitar TPA juga berdampak pada penurunan nilai harga tanah. Lalu lalang truk di lingkungan Pendidikan seperti di MTS 04 Pedan dan MI NU maarif, MIM Kaligawe, SDIT Cahaya hati membuat aktivitas belajar mengajar tidak kondusif. Selain menganggu aktivitas pembelajaran lalu lalang truk tersebut juga berpotensi membahayakan murid-murid di sekolah tersebut”ucapnya.

Dijelaskan, Krisis lingkungan yang terjadi di sekitar TPA Troketon tersebut berdampak pada kesehatan warga. Muncul berbagai vektor penyakit akibat TPA, diantaranya adalah wabah demam berdarah di RT 20 Desa Kaligawe yang meningkat jumlahnya dari sebelum keberadaan sampai pada adanya TPA. Musim hujan memperparah peningkatan wabah demam berdarah di Desa Kaligawe. Penurunan kualitas udara yang drastis berpotensi memunculkan ISPA, Hari ini warga sudah merasakan pusing akibat bau busuk yang menyengat. Penurunan kualitas air juga berdampak pada kesehatan warga seperti menjangkitnya penyakit kulit dan pencernaan.

“Atas dasar masalah diatas maka Masyarakat klaten yang terorganisir dalam wadah Alianasi Masyarakat Klaten Peduli TPA Troketon (AMPERA) Mendesak 9 tuntutan kepada Pemkab Klaten diantaranya segera realisasikan pengolahan sampah TPA troketon sesuai perundang-undangan. Bupati Klaten  segera menyusun rencana aksi pemulihan lingkungan di sekitar TPA troketon dalam waktu 1 bulan dengan melibatkan partsipasi masyarakat. Menyusun rencana aksi pengolahan sampah di TPS3R & TPA Troketon dalam waktu 1 bulan dengan melibatkan partsipasi masyarakat”,jelasnya.

Tuntutan lainnya adalah pemenuhan hak kesehatan masyarakat berupa Jaminan Kesehatan & Klinik Kesehatan sesuai sesuai dengan perda no 6 tahun 2018 pasal 12 poin 1 tentang hak dan kewajiban. Menunut adanya pengolahan & perbaikan instanlasi lindi, Mendesak pemerintah kabupaten klaten untuk memberikan informasi terkait pencegahan dan pengolahan lingkungan di TPA troketon.Memastikan anggaran pengolahan sampah dari hulu ke hilir 3 persen bukan 0,04 Persen sehingga kegiatan TPS3R dan TPA Trioketon bisa maksimalPenertiban sampah dari luar daerah.

“Ampera memberikan dateline dalam waktu 1 bulan tidak ada tindakan sesuai dengan tuntutan maka warga berhak menghentikan seluruh aktifitas TPA Troketon”,tegasnya.

Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo mengaku selama 2,5 bulan memimpin Klaten tidak tinggal diam untuk mengatasi persoalan sampah termasuk di TPA Troketon mulai dari hulu hingga hilir.

“Kami menerima pengaduan masyarakat terkait dampak TPA Troketon, Kami juga berproses untuk mencari solusi terbaik  terkait persoalan sampah di Klaten”,ujar Bupati.

Hamenang menerangkan persoalan sampah terbagi dalam tiga kategori hulu tengah dan hilir dan hari ini kita selesaikan untuk mengatasi persoalan di hilir, setelah dilakukan sidak memang diperlukan alat untuk pembakaran sampah  kemudian ada IPAL yang solusi lainnya yang akan kita dorong untuk bisa dianggarkan diperubahan.

“Ketika sudah jalan selanjutnya baru bicara kategori tengahnya terkait TPS3R yang harus sudah mulai berjalan, nanti kita seragamkan mulai dari SDM nya peralatannya baru kita selesaikan di hulunya dengan melakukan edukasi kepada masyarakat”,pungkas Hamenang. (Nur)

 

 

 

  • Penulis: Redaksi SieradMU

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ramah Lingkungan, MPM PCM Jatinom Gelar Pelatihan Pembuatan Pupuk dan Pestisida Organik

    Ramah Lingkungan, MPM PCM Jatinom Gelar Pelatihan Pembuatan Pupuk dan Pestisida Organik

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Redaksi SieradMU
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Sieradmu.com Klaten – Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Cabang Muhammadiyah Jatinom terus berkontribusi dalam memberdayakan para petani dan masyarakat melalui kegiatan Pelatihan Pembuatan Pupuk dan Pestisida Organik, yang diselenggarakan kemarin (30/11/2025). Pelatihan yang diikuti tak kurang dari 60 peserta dari utusan perwakilan semua PRM yang ada di Jatinom  ini dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan […]

  • Yayasan Ya Ummi Fatimah Pati Apresiasi Kegiatan Dakwah Ramadhan Mahasiswa STAIT Yogyakarta

    Yayasan Ya Ummi Fatimah Pati Apresiasi Kegiatan Dakwah Ramadhan Mahasiswa STAIT Yogyakarta

    • calendar_month Kamis, 28 Mar 2024
    • account_circle Redaksi SieradMU
    • visibility 692
    • 0Komentar

    Sieradmu.com Pati – Kegiatan kajian dan buka bersama yang diselenggarakan Mahasiswa STAIT Yogyakarta mendapatkan tanggapan positif dari Pihak Yayasan Ya Ummi Fatimah, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Dalam ceramahnya, Ketua Yayasan Ya Ummi Fatimah, Ustadz Muhammad Jatmiko memberikan apresiasi kepada para mahasiswa yang telah berinisiatif dalam menggeliatkan dakwah di bulan Ramadhan tahun ini bekerjasama dengan yayasan. […]

  • Sudah Dua Dekade, Keluarga Hariyanto Delanggu Rutin Bagikan Ratusan Paket Sembako Jelang Lebaran

    Sudah Dua Dekade, Keluarga Hariyanto Delanggu Rutin Bagikan Ratusan Paket Sembako Jelang Lebaran

    • calendar_month Sabtu, 29 Mar 2025
    • account_circle Redaksi SieradMU
    • visibility 436
    • 0Komentar

    Sieradmu.com Delanggu – Bos PT Benny Putra, Hariyanto bersama keluarga membagikan ratusan paket sembako kepada warga yang kurang mampu  menjelang Lebaran 2025. Berjalan lancar karena penerima bantuan hadir sesuai waktu yang ditentukan. Paket sembako yang dibagikan berisi bahan-bahan pokok yang dibutuhkan masyarakat, seperti beras, minyak goreng, gula mie instan dan lainnya. Ikut mendampingi dalam pembagian […]

  • Ribuan Calhaj Akan Diberangkatkan Ke Tanah Suci, YJHI Klaten Gelar Rakor Kesiapan Manasik

    Ribuan Calhaj Akan Diberangkatkan Ke Tanah Suci, YJHI Klaten Gelar Rakor Kesiapan Manasik

    • calendar_month Rabu, 17 Apr 2024
    • account_circle Redaksi SieradMU
    • visibility 682
    • 0Komentar

    Sieradmu.com Klaten – Kegiatan bimbingan manasik haji bersama merupakan ikhtiar menyiapkan fisik dan mental calon jamaah haji Klaten sebelum mereka berangkat. Karena pada saat pelaksanaan ibadah haji nantinya sangat membutuhkan kesehatan fisik, oleh karena itu para calon jamaah haji mulai saat ini supaya menjaga kesehatannya dengan baik. Hal itu disampaikan Ketua Panitia Simulasi Manasik Haji, […]

  • Dakwah Ramadhan STAIT Yogyakarta,Raih Kemuliaan Bulan Suci Dengan Kegiatan Edukasi dan Iftar

    Dakwah Ramadhan STAIT Yogyakarta,Raih Kemuliaan Bulan Suci Dengan Kegiatan Edukasi dan Iftar

    • calendar_month Minggu, 24 Mar 2024
    • account_circle Redaksi SieradMU
    • visibility 595
    • 0Komentar

    Sieradmu.com Pati – Suasana Ramadhan terasa Masjid YaUmmi Fatimah, Jalan Pangeram Diponogoro Nomr 155 Pati, Jawa Tengah, Sabtu (23/3/2024). Kegiatan keagamaan untuk menyemarakkan bulan suci dilaksanaan di masjid tersebut. Terlibat puluhan siswa nampak asik mengekpresikan diri dalam lomba mewarnai yang diselenggarakan para Mahasiswa STAIT Yogyakarta bekerja sama dengan Yayasan Ya Ummi Fatimah Kabupaten setempat. Tema […]

  • Wujudkan Ekosistem Bisnis yang Berkeadaban dan Inklusif, KPPU Teken MoU Dengan Muhammadiyah

    Wujudkan Ekosistem Bisnis yang Berkeadaban dan Inklusif, KPPU Teken MoU Dengan Muhammadiyah

    • calendar_month Selasa, 27 Mei 2025
    • account_circle Redaksi SieradMU
    • visibility 382
    • 0Komentar

    Sieradmu.com Yogyakarta – Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah lakukan Penandatanganan Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerja Sama dengan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) di Kantor PP Muhammadiyah Yogyakarta pada Selasa (27/5). Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir menyebut bahwa di negeri ini masih banyak sekali persaingan bisnis yang tidak sehat serta praktik monopoli yang dapat menyebabkan […]

expand_less