Sieradmu.com Klaten â Pondok Pesantren Muhammadiyah, Muhammadiyah Boarding School (MBS) Klaten  menggelar aksi peduli bencana banjir dan tanah longsor dengan menggalang dana dari seluruh civitas di Ponpes Muhammadiyah setempat. Mudir MBS Klaten menyebut rasa empati dan duka cita yang mendalam serta karakter keislaman yang kuat menggerakkan semangat untuk membangun kepedulian sesama.
Kepala MA Muhammadiyah, MBS Klaten, Ustad Muhammad Zaenuri Fatakh mengatakan,penggalangan dana peduli kemanusiaan musibah banjir, tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat dan lainnya dimulai dari jajaran Pimpinan Ponpes, para asatidz, karyawan hingga nantinya sampai pada kalangan para santri di Kampus I, II dan III MBS Klaten
âDalam aski penggalangan dana kemanusiaan dari para guru/asatid pada pertemuan rutin setiap Kamis, kemarin (4/12/2025), alhamdulillah sudah terkumpul Rp.1.868.000 rupiah. Dana yang terkumpul dari civitas Ponpes MBS Klaten nantinya akan diserahkan kepada para korban di lokasi bencana yang dapat terjangkau serta melalui Lazismu KL MBS kemudian diteruskan melalui Lazismu Klaten sesuai dengan arahan PDM Klatenâ,katanya, Jumâat (5/12/2025)pagi.
Ustad Zaenuri mengungkapkan, dalam sepekan ini akan dilanjutkan penggalangan dana kemanusiaan yang menyasar seluruh santri di MBS Klaten dari tiga kampus yang ada.
Mudir MBS Klaten, KH. Fachrudin Sasmita. LC menjelaskan jika  pihaknya menggerakkan seluruh potensi yang ada di ponpes para pencinta Al-Qurâan ini untuk ikut membantu meringankan beban korban musibah banjir, longsor di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat dan lainnya
“MBS Klaten berduka dengan musibah bencana banjir bandang yang terjadi di sejumlah wilayah Sumut, Aceh, dan Sumbar. Untuk itu, MBS Klaten berupaya membantu dengan menggerakkan segala potensi termasuk santri untuk terlibat dalam aksi peduli bencana,” jelasnya.

Ustadz KH Fachrudin Sasmita menerangkan keberadaan KL Lazismu MBS Klaten tentu juga ikut berperan dalam memecahkan permasalahan sosial kemanusiaan baik lingkungan pesantren atau masyarakat sekitar, seperti yang dirasakan masyarakat terdampak banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat dan lainnya
âSelain dikelola dengan manajemen yang modern, amanah, profesional, dan transparan, dukungan dari berbagai pihak seperti wali santri, masyarakat, harapannya Lazismu termasuk di MBS Klaten akan terus berkembang, masyarakat juga semakin sadar dengan kewajiban menunaikan Zakat, Infaq dan Shodaqoh melalui KL Lazismu MBS Klatenâ,pungkasnya. (Nur)





























